RADAR BOGOR - Di balik tingginya kepercayaan masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Bogor juga menghadapi tantangan berupa laporan palsu yang mengganggu tugas kemanusiaan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Agung Prihanto mengungkapkan, selain mendapatkan apresiasi dari masyarakat, pihaknya juga kerap menghadapi tindakan tidak bertanggung jawab berupa laporan palsu.
Agung Prihanto menjelaskan, sejumlah laporan yang diterima ternyata hanya bersifat iseng dan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Bahkan, dalam beberapa kasus, laporan tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, seperti penagihan utang.
Pernah terjadi kejadian, menurut Agung Prihanto, petugas menerima laporan adanya ular di dalam rumah.
Namun setelah tim tiba di lokasi, ternyata laporan tersebut hanya akal-akalan agar petugas membantu menagih utang kepada seseorang.
Kondisi ini, dinilai sangat merugikan karena menghambat penanganan kejadian yang benar-benar membutuhkan bantuan.
Terlebih, petugas tetap merespons laporan kapan pun, termasuk saat malam hari dan dalam kondisi cuaca buruk.
Agung Prihanto menegaskan, seluruh petugas bekerja dengan dedikasi tinggi tanpa mengenal waktu, bahkan siap menangani berbagai permintaan masyarakat, mulai dari evakuasi hewan seperti biawak hingga kejadian darurat lainnya di tengah malam.
Namun demikian, Agung Prihanto mengimbau, masyarakat agar tidak menyalahgunakan layanan darurat.
Agung Prihanto juga membuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum, termasuk membuat laporan polisi terhadap pelaku laporan palsu guna memberikan efek jera.
"Nanti saya akan bikin LP (laporan polisi) saja sekali-kali, untuk efek jera ya karena membuat laporan palsu," ungkap Agung saat ditemui Radar Bogor.
Selain itu, sambung Agung Prihanto, upaya edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan agar layanan pemadam kebakaran dapat digunakan secara tepat sasaran, mengingat keterbatasan jumlah personel yang dimiliki.
Dengan langkah tersebut, jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor Agung Prihanto, diharapkan seluruh layanan Damkar dapat lebih optimal dalam membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan pertolongan darurat. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim