Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Diantar Puluhan Kerabat, Pilot Pelita Air Korban Kecelakaan di Nunukan Dimakamkan Malam Ini di TPU Situ Gede Bogor

Fikri Rahmat Utama • Jumat, 20 Februari 2026 | 21:35 WIB
Prosesi pemakaman pilot Pelita Air di TPU Setu Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat 20 Februari 2026 malam.
Prosesi pemakaman pilot Pelita Air di TPU Setu Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat 20 Februari 2026 malam.

RADAR BOGOR – Jenazah pilot Pelita Air, Capt. Hendrick Lodewyk Adam, dimakamkan di TPU Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat 20 Februari 2026 malam.

Almarhum dimakamkan pada hari yang sama usai tiba di rumah duka di Jalan Pelita Jaya I, Kedung Jaya, Tanah Sareal, Kota Bogor, sekitar pukul 18.00 WIB.

Puluhan keluarga, kerabat, serta warga sekitar mengantarkan jenazah sejak dari rumah duka hingga ke lokasi peristirahatan terakhir.

Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman yang berlangsung sederhana namun khidmat.

“Terima kasih kepada bapak dan ibu yang sudah mengantarkan hingga ke sini. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar perwakilan keluarga sebelum proses pemakaman dimulai.

Jenazah Capt. Hendrick sebelumnya diterbangkan dari Balikpapan menuju Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Jumat siang.

Setibanya di Bogor, jenazah langsung dibawa ke rumah duka sebelum dimakamkan pada malam hari.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat charter milik Pelita Air dengan registrasi PK-PAA mengalami kecelakaan di wilayah Krayan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis 19 Februari 2026.

Pesawat tersebut ditemukan sekitar dua jam setelah dilaporkan hilang kontak.

Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril, menjelaskan pesawat lepas landas pukul 12.10 WITA dari Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan, Kecamatan Krayan, menuju Tarakan. Kontak terakhir dengan Air Traffic Control (ATC) tercatat pada pukul 12.14 WITA.

“Setelah itu tidak ada lagi komunikasi antara pesawat dan petugas,” ujar Syahril.

Pada pukul 12.25 WITA, warga melaporkan melihat pesawat terbang dalam kondisi miring sebelum diduga jatuh. Sekitar pukul 12.27 WITA.

Pesawat milik Susi Air dan pesawat TNI AU yang dikerahkan ke lokasi mendeteksi sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) aktif yang mengindikasikan titik jatuhnya pesawat.

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan lokasi kecelakaan pada pukul 14.33 WITA.

Pesawat ditemukan dalam kondisi terbakar dan satu korban dinyatakan meninggal dunia. “Korban selanjutnya dievakuasi ke RS Pratama Long Bawan,” jelasnya. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #situ gede #Pilot Pelita Air Ditemukan