RADAR BOGOR - Warga Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor ditemukan terkapar di atap rumahnya, Minggu, 22 Februari 2026 dan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.
Sekretaris Damkar Kota Bogor, Theo Patricinio mengatakan informasi ini pertama kali diterima sekira pukul 13.15 WIB, personelnya pun langsung diterjunkan ke TKP.
Theo menjelaskan korban berinisial N yang saat itu sedang memperbaiki atap rumah yang bocor. Namun, sampai dengan adzan zuhur berkumandang ia tak kunjung turun dari atap rumahnya hingga menimbulkan kecurigaan.
“Iya membetulkan genteng yang bocor dari pukul 11.00 WIB dan pada saat zuhur korban tidak kunjung turun ke bawah untuk melaksanakan sholat,” terang Theo, Minggu, 22 Februari 2026.
Anaknya kemudian penasaran dengan keberadaan korban serta langsung mengecek kondisi sang ayah yang ternyata dia sudah dalam keadaan terkapar di atas genting
“Iya setelah disusul oleh anaknya ternyata korban sudah tertelungkup di atas genteng tersebut,” jelas Theo dalam keterangan tertulisnya.
Persone Damkar Kota Bogor langsung mengevakuasi korban ke ketinggian atap mencapai 3 meter dan pasca berhasil diturunkan, korban sempat dilarikan ke salah satu rumah sakit di kawasan Ciawi, Kabupaten Bogor.
“Korban dilarikan ke RS Ciawi, ya benar (meninggal),” kata Theo soal kondisi terkini korban yang terkapar di atas genting.(bay)
Editor : Eka Rahmawati