Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Proyek Nasional di Jalan Sumeru Kota Bogor Kembali Dikeluhkan Warga, Soroti Alat Berat hingga Kebersihan

Muhamad Rifki Fauzan • Minggu, 22 Februari 2026 | 19:46 WIB

Proyek nasional pembanguna gedung di Jalan Semeru, Kota Bogor.
Proyek nasional pembanguna gedung di Jalan Semeru, Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Proyek nasional di Jalan Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor kembali dikeluhkan warga, bisingnya suara alat berat yang digunakan kerap mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi tersebut nantinya akan dibangun fasilitas kesehatan, gedung ini digadang-gadang akan menjulang hingga 8 meter.

Pantauan di lokasi proyek, banyak alat berat yang tengah terparkir, warnanya cukup beragam ada yang kuning dan juga merah sedangkan para pekerja tengah sibuk bersih-bersih.

Area jalan menuju lokasi proyek terpantau rusak, aspal sudah banyak yang mengelupas, bahkan datarannya terasa miring, sekitar area proyek juga terlihat becek.

Kondisi ini tentu dikeluhkan warga, kenyamanan mereka terganggu semenjak adanya proyek tersebut, bahkan ini disebut tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu.

“Tidak ada informasi, ini mulai berjalan dari Januari lalu, kerjanya kadang sampai malam banget, jadi suara alat berasa berisik,” kata Gunadi warga sekitar saat berbincang.

Ia mengaku tidak masalah dengan adanya proyek gedung kesehatan tersebut, sebab meyakini kalau ke depan juga akan berdampak baik untuk masyarakat sekitar.

“Tapi alangkah baiknya diatur jam kerjanya, sama dirawat juga kebersihannya, ini udah bukan mobil gede lagi yang lewat tapi yang rodanya ada 20 itu,” jelas Gunadi.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim tidak menampik adanya keluhan tersebut dan meminta kepada camat ataupun lurah untuk segera berkomunikasi dengan pengelola proyek.

“Kalau ada hal-hal lain nanti saya minta lurah dan camat koordinasi dengan pemilik proyek dan warga sekitar,” kata Dedie saat dimintai keterangan, Minggu, 22 Februari 2026.

Dedie mengaku pihaknya sudah meminta agar pengelola proyek menyediakan lahan khusus, dan area tersebut bisa digunakan untuk pembersihan truk sebelum masuk ke jalan.

“Untuk jalan sudah kita minta ada satu area pembersihan roda dan badan truk sebelum masuk ke jalan raya,” terang Dedie kepada Radar Bogor.

Dedie berharap agar masyarakat mendukung terkait proyek pemerintah pusat sebab durasi atau masa anggaran yang diberlakukan terbatas.

“Kita harus dukung proyek pemerintah pusat di bidang kesehatan, karena kalau proyek pemerintah terikat masa anggaran yang terbatas yaitu tahun anggaran 2026,” tegas Dedie.

Wali Kota Bogor juga meyakini, kalau nantinya proyek tersebut akan bermanfaat untuk warga, terlebih berkaitan dengan kesehatan dan disebutnya jadi sektor yang sakral.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #proyek #Jalan Sumeru