Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Inflasi Januari 3,19 Persen, Pemkot Bogor Siapkan 55 GPM dan Pasar Murah Selama Ramadhan

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 24 Februari 2026 | 12:55 WIB

Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Bogor. Gerakan itu disiapkan untuk menekan inflasi.
Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Bogor. Gerakan itu disiapkan untuk menekan inflasi.

RADAR BOGOR — Pemkot Bogor mencatat inflasi year on year (yoy) pada Januari 2026 sebesar 3,19 persen. Meski demikian, secara bulanan Kota Bogor mengalami deflasi sebesar -0,21 persen pada Januari 2026.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor, Dewi Kurniasari, mengatakan tekanan inflasi tahunan masih terkendali.

Namun, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama memasuki momentum Ramadhan yang identik dengan kenaikan permintaan bahan pokok.

“Inflasi yoy Januari 2026 sebesar 3,19 persen dan masih dalam rentang target nasional. Secara month to month justru terjadi deflasi -0,21 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lima komoditas yang menjadi kontributor terbesar terhadap inflasi yoy Kota Bogor yakni tarif listrik, emas perhiasan, kontrak rumah, upah asisten rumah tangga (ART), serta sewa rumah.

Untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri, Pemkot Bogor akan menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pasar Murah. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung sepanjang Februari hingga Maret 2026.

“GPM dan Pasar Murah akan dilaksanakan selama Ramadan sampai menjelang Idulfitri, totalnya 55 kali tersebar di enam kecamatan dan pasar rakyat,” jelas Dewi.

Sebagai puncak rangkaian kegiatan, Pemkot Bogor juga akan menggelar Balkot Fest Ramadan yang direncanakan berlangsung pada 12–14 Maret 2026 di halaman Perpustakaan Kota Bogor.

Dari sisi ketersediaan, Dewi memastikan stok pangan relatif aman. Berdasarkan Neraca Pangan Kota Bogor dari DKPP, kebutuhan bahan pokok masyarakat dinyatakan cukup tersedia untuk menghadapi lonjakan permintaan selama Ramadhan.

Pemkot Bogor juga menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4/668-Bag.Ekon Tahun 2026 tentang menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan serta imbauan belanja bijak menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Dalam edaran tersebut, distributor diimbau menjaga kelancaran pasokan dan tidak menaikkan harga secara tidak wajar dengan memanfaatkan momentum Ramadhan dan Idulfitri.

Sementara masyarakat diminta berbelanja secara bijak dan mengonsumsi kebutuhan pokok secara wajar agar stabilitas harga tetap terjaga. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#Januari 2026 #pemkot bogor #inflasi