RADAR BOGOR - Masjid Al Hidayah Bukit Cimanggu City (BCC) Kota Bogor punya arsitektur yang unik, kubah yang terdapat pada menara masjid ini dibangun menyerupai pena.
Kubah tersebut sudah bisa dilihat dari jarak 200 meter, lambang pena yang berada di bangunan paling tinggi Masjid Al Hidayah dicat berwarna kuning.
Ketua DKM Al-Hidayah BCC, Anton D. Asman, mengatakan menara berbentuk pena bukan tanpa alasan, ini merupakan simbol pusat peradaban dan pengetahuan.
“Kami ingin masjid ini menjadi pusat pengetahuan, semua kajian, rumah tafis, dan program lainnya diarahkan dan diselenggarakan disini,” ujar Anton.
Berbagai program rutin diselenggarakan dan hal inilah yang membuat tempat ibadah ini banyak dikunjungi jemaah, apalagi saat memasuki bulan suci Ramadhan.
Selama Ramadhan, Masjid Al Hidayah BCC menyelenggarakan berbagai macam kegiatan yang melibatkan ratusan jamaah setiap harinya.
Mulai dari sholat tarawih, kajian subuh, zuhur, dan tarawih, hingga kultum, khusus untuk ibu-ibu, masjid mengadakan kajian dhuha dari Senin hingga Kamis.
“Setiap Ramadhan memang produktifitas kegiatan di masjid kami tambah, karena ini kan bulan yang penuh keberkahan, kami ingin memakmurkan masji,” jelas Anton.
Ia menambahkan, setiap hari sekitar 400 orang mengikuti program buka bersama dan pada 10 hari terakhir Ramadhan terutama pada malam-malam ganjil.
Berkaca ke tahun sebelumnya, itikaf di masjid ini diikuti hingga 500 orang, tarawih juga diatur dengan sistem satu malam satu juz, dan dibagi menjadi dua sesi.
“Intinya, kami ingin masjid ini membuat orang senang dan nyaman berada di dalamnya, masjid juga diharapkan memberi kontribusi positif bagi masyarakat sekitar dan Kota Bogor,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati