RADAR BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menggelar Tarawih Keliling (Tarling) Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Tahun ini, kegiatan diperluas dengan menerjunkan 14 tim yang akan mengunjungi 54 masjid di seluruh kecamatan se-Kota Bogor.
Program tersebut berdasarkan Surat Tugas Nomor 400.8/854-Bag.Kesra yang ditandatangani Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Tarling menjadi agenda rutin Pemkot untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan selama bulan suci Ramadan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bogor, Saepulloh Adi Herdian, mengatakan, Tarling tingkat Kota Bogor dijadwalkan berlangsung pada 24 Februari, 27 Februari, 6 Maret, dan 13 Maret 2026. Setiap tim akan menyebar ke masjid-masjid yang telah ditentukan.
“Untuk tim Tarling terbagi ke dalam 14 tim dengan jumlah masjid yang dikunjungi sebanyak 54 masjid,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, tujuan kegiatan ini tidak hanya sebatas ibadah bersama, tetapi juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan warga. Melalui Tarling, Pemkot Bogor ingin menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya terkait pelayanan publik dan pembangunan.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan ukhuwah Islamiah dan semangat kebersamaan di bulan Ramadhan.
“Kami juga ingin menguatkan peran DKM dan masjid sebagai pusat pembinaan umat,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, masing-masing tim diketuai oleh jajaran pimpinan daerah. Tim I dipimpin langsung Wali Kota Bogor, Tim II oleh Wakil Wali Kota, sementara tim lainnya diketuai unsur Forkopimda dan pejabat teras daerah.
Saepulloh menuturkan, dibanding tahun sebelumnya, jumlah tim Tarling tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya hanya terbagi dalam empat tim, kini menjadi 14 tim, hal itu dilakukan untuk memperluas jangkauan dan efektivitas kegiatan.
“Alhamdulillah, respons masyarakat sangat antusias,” katanya.
Tak hanya bersilaturahmi, Pemkot Bogor juga menyalurkan bantuan hibah keagamaan kepada masjid yang dikunjungi. Setiap masjid menerima hibah sebesar Rp25 juta sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan.
Rangkaian Tarling juga akan diisi dengan Peringatan Nuzulul Qur’an tingkat Kota Bogor yang direncanakan berlangsung pada 6 Maret 2026 di Masjid Baitur Ridwan, Cilendek Barat. Pada momen tersebut, penyerahan hibah Tarling akan dilakukan secara simbolis kepada para ketua DKM penerima.
Kegiatan Tarling dijadwalkan berlanjut hingga 13 Maret 2026 dengan harapan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di Kota Bogor selama Ramadhan.
Saepulloh menambahkan, sejumlah output yang diharapkan dari program ini antara lain terserapnya aspirasi masyarakat secara langsung, meningkatnya kualitas kehidupan keagamaan, penguatan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, serta mendukung visi misi pembangunan daerah Bogor Beres, Bogor Maju.(uma)
Editor : Eka Rahmawati