Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rayakan Predikat Menuju Kota Bersih, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim Dipanggul Pasukan Kuning

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 25 Februari 2026 | 18:58 WIB

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim bersama Kadis DLH Kota Bogor, Deni wismanto dan pasukan kuning mengangkat tropy penghargaan bogor menuju kota bersih.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim bersama Kadis DLH Kota Bogor, Deni wismanto dan pasukan kuning mengangkat tropy penghargaan bogor menuju kota bersih.

RADAR BOGOR - Kota Bogor berhasil meraih prestasi gemilang pada bidang kebersihan. Kota Bogor ini baru saja mendapat predikat Menuju Kota Bersih dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH).

Prestasi ini pun disambut gembira semua pihak di Kota Bogor. Bahkan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim sampai diangkat-angkat oleh pasukan kuning untuk merayakan penghargaan itu.

Hampir seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) berkumpul di Plaza Balaikota Bogor. Mereka mulai berdatangan pasca adzan ashar berkumandang.

Dalam perayaan ini, para ASN membentuk formasi setengah lingkaran. Pasukan kuning atau petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor berada di barisan depan.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih. Bagi Dedie ini bukanlah hal yang mudah dan butuh perjuangan panjang.

“Alhamdulillah Kota Bogor masih dianugerahu dengan sebuah penghargaan bentuknya adalah sebuah predikat Bogor Menuju Kota Bersih,” jelas Dedie pada awak media.

Dedie menegaskan predikat Menuju Kota Bersih bukan misi terakhir. Prestasi ini justru menjadj modal dasar unruk meningkatkan semangat menjaga lingkungan

Apalagi Kota Bogor bakal manjadi pilot project Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Pengelolaan sampah mesti saling berkaitan antara hulu dan hilir.

“PSEL ini hilirnya. tetapi di hulunya harus tetap kita siapkan pengolahannya dari mulai rumah tanggal industri, perkantoran dan dimanapaun juga,” terang Dedie.

Dedie berkeinginan seluruh rumah di Kota Bogor bisa mengolah sampah rumah tangga sendiri. Sehingga yang dilimpahkan ke Galuga hanya bagian sisa-sisanya saja.

“Yang nanti tidak bermanfaat baru bisa dibuang ke PSEL. Nah ini sebuah rangkaian proses panjang dan insya allah ini sudah sesaau dengan arah kebijakan Kota Bogor dalam penanganan sampah,” ucapnya.

Predikat Menuju Kota Sehat ini juga disebut Dedie menjadi langkah awal untuk mendapat Adipura. Pada tahun ini lomba kebersihan tersebut ditiadakan.

“Jadi kita harus konsisten. Tahun ini tidak ada Adipura tapi tahun depan kalau tidak salah ada Adipura dan Adipura Kencana. Itulah perjalanan perjuangannya ada disini. Sekarang semuanya dianggap sama,” pungkasnya.(bay)

Editor : Alpin.
#kota bogor #kota bersih #Dedie Rachim