RADAR BOGOR – Dinamika terkait penetapan direksi baru Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor periode 2026–2031 masih menjadi perhatian publik.
Menyikapi polemik yang berkembang soal direksi baru Perumda Tirta Pakuan, Pemuda Al Irsyad Kota Bogor mengimbau masyarakat agar menghormati keputusan Pemkot Bogor guna menjaga stabilitas pelayanan publik.
Organisasi kepemudaan tersebut menyatakan dukungan terhadap langkah kepala daerah selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) yang telah menetapkan tiga direksi baru Perumda Tirta Pakuan itu.
Bendahara Umum Pemuda Al Irsyad Kota Bogor, Milzam Bajened, menegaskan bahwa penunjukan direksi merupakan kewenangan konstitusional kepala daerah yang telah melalui proses seleksi serta mekanisme sesuai aturan yang berlaku.
“Sebagai elemen masyarakat, kami percaya setiap keputusan strategis pemerintah tentu telah mempertimbangkan aspek profesionalitas, kompetensi, serta kebutuhan organisasi ke depan,” ujarnya kepada pers, Sabtu 28 Februari 2026.
Menurutnya, perbedaan pandangan yang muncul seharusnya tidak menjadi pemicu konflik berkepanjangan.
Ia menilai momentum ini justru dapat dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi bersama untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Pemuda Al Irsyad memandang Perumda Tirta Pakuan memiliki fungsi strategis dalam penyediaan layanan air bersih bagi warga Kota Bogor.
Oleh karena itu, stabilitas kepemimpinan serta dukungan publik dinilai penting agar jajaran direksi yang telah ditetapkan dapat segera menjalankan program pembenahan dan peningkatan kualitas layanan.
Dalam perspektif keislaman, Milzam menambahkan bahwa kepemimpinan berkaitan erat dengan upaya menjaga ketertiban sosial dan kemaslahatan bersama.
Ia mengutip Surah An-Nisa ayat 59 yang menekankan pentingnya menaati Allah, Rasul, serta ulil amri selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai kebaikan.
“Ayat ini menegaskan pentingnya menjaga sikap hormat dan kepatuhan terhadap pemimpin demi terciptanya stabilitas dan kemaslahatan publik,” tambahnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan sikap tabayyun atau klarifikasi informasi serta bersikap bijak dalam menyikapi berbagai dinamika yang berkembang di ruang publik.
Menurutnya, direksi baru perlu diberikan kesempatan untuk menunjukkan kinerja dan integritasnya.
Di sisi lain, Pemuda Al Irsyad turut mendorong jajaran direksi agar menjawab kepercayaan tersebut melalui kerja nyata, transparansi, dan pelayanan yang profesional. “Dukungan publik harus dibalas dengan akuntabilitas dan profesionalitas,” tegasnya.
Sebagai representasi generasi muda Islam di Kota Bogor, Pemuda Al Irsyad menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat serta kemajuan daerah, dengan tetap menjaga sikap kritis yang konstruktif. (ded)
Editor : Yosep Awaludin