Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Angkot Antre di SPBG Jalan Merdeka Didominasi Trayek 15, Dishub Kota Bogor: 75 Persen Pakai Bahan Bakar Gas

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 6 Maret 2026 | 19:57 WIB

Antrean angkot yang hendak mengisi ke SPBG di Jalan Merdeka, Kota Bogor.
Antrean angkot yang hendak mengisi ke SPBG di Jalan Merdeka, Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Antrean angkot di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah membuat macet, barisan armadanya bahkan memakan badan jalan.

Jejeran angkot tersebut merengggut dua lajur kendaraan di Jalan Merdeka. Sementara kendaraan lainnya hanya disisakan satu lajur untuk mereka melintas.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin mengatakan pihaknya tidak mengetahui pasti jumlah angkot yang biasa mengisi bahan bakar gas di SPBG tersebut.

“Karena kalau yang ngisi per harinya kami tidak punya data tersebut, biasanya untuk data soal ini langsung di SPBG-nya,” kata Dody pada Radar Bogor.

Dishub kata Dody hanya menghimpun data angkot yang masih mengisi bahan bakar gas, mereka yang biasa melakukan ini adalah angkot trayek 15.

“Rata-rata yang mengisi bahan bakar di SPBG itu trayek 15 dengan rute Setu Gede hingga Jalan Merdeka,” terang Dody saat dikonfirmasi lebih lanjut.

Jumlah angkot trayek 15 sendiri mencapai 104 armada dan yang masih mengisi bahan bakar gas ada lebih dari lima puluh persen.

“Iya untuk trayek 15, sebanyak 75 persennya pakai Bahan Bakar Gas,” ungkap Dody saat ditanya jumlah angkot yang mengisi BBG.

Dody tidak menampik bahwa antrean angkot tersebut memang menimbulkan kemacetan, tetapi pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak, sebab penambahan SPBG bukan kewenangannya.

“Paling kami bekerja sama dengan bidang lalu lintas mengurai kepadatannya,” terang Dody.

Sebelumnya Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Ridwan mengatakan bahwa kemacetan yang nampak terjadi di Jalan Merdeka ini tidak setiap hari.

“Tidak setiap hari, cuma memang hari ini jadwalnya lagi pada mengisi,” kata Ridwan kepada Radar Bogor.

Menurut Ridwan antrean disebabkan karena hanya ada satu SPBG di Kota Bogor, sehingga fasilitas yang ada di Jalan Merdeka ini kerap menjadi tumpuan.

“Iya cuma ada satu, mangkannya repot sementara masih ada angkot yang menggunakan bahan bakar gas,” ujar Ridwan.

Jumlah angkot yang menggunakan bahan bakar gas sendiri disebut Ridwan tidak banyak, hanya saja fasilitas dan Jalan Merdeka sendiri tidak terlalu besar.

“Tidak terlalu banyak, berhubung tempat pengisiannya kecil, jalannya juga kecil jadi terkesan banyak,” pungkasnya.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #spbg #Jalan Merdeka #angkot #bahan bakar gas