RADAR BOGOR - Layanan penukaran uang baru bakal dihadirkan oleh Pemerintah Kota Bogor dan kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga 14 Maret 2026 mendatang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi mengatakan layanan penukaran uang memang sudah rutin digelar, tujuannya untuk memfasilitasi warga yang hendak bagi-bagi THR saat Lebaran.
“Warga itu kalau lebaran kan suka bagi-bagi uang baru, dan ini sudah rutin digelar setiap tahun nanti teh ramai nih,” jelas Denny kepada Radar Bogor, Senin, 9 Maret 2026.
Layanan penukaran uang baru ini bagian dari rangkaian Ramadhan Fest 2026, kegiatan ini diinisiasi langsung oleh PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kota Bogor.
“Kalau yang penukaran uang itu kerja sama juga sama bank, cuma kuotanya terbatas seharusnya hanya 50 sampai 100 antrean aja,” ungkap Denny.
Ketua Dharma Wanita (DWP) Kota Bogor, Dewi Denny Mulyadi mengatakan ada lima syarat yang mesti dipenuhi bagi warga yang hendak menukar uang.
Kuota per harinya hanya untuk 100 antrean, warga sudah bisa mulai antre di lokasi di penukaran uang baru yakni di halaman Perpustakaan Kota Bogor pada pukul 08.00 WIB.
“Penukaran uang dilakukan hanya melalui QRIS dan tidak menerima tunai (cashless), wajib membawa KTP saat melakukan transaksi,” beber Dewi.
Nominal penukaran uang baru maksimal 200 lembar, pecahannya disesuaikan dengan ketersedian dan semua nasabah bisa melakukan transaksi ini.
“Info terbaru dari BJB sekarang penukaran bisa untuk nasabah umum, tapi tadi nominal penukaran uang maksimal 200 lembar, dengan pecahan sesuai ketersediaan,” pungkasnya (bay)
Editor : Eka Rahmawati