RADAR BOGOR - Uang santunan milik korban kebakaran di Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor raib digasak pelaku pencurian.
Kebakaran diduga dipicu kebocoran gas terjadi di Tegallega Kota Bogor Kamis malam 5 Maret 2026 sekitar pukul 19.25 WIB di sebuah rumah kontrakan dan mengakibatkan seorang anak berusia 8 tahun dan nenek mengalami luka bakar, serta seorang balita berusia sekitar 1 tahun dilaporkan meninggal dunia.
Korban selamat dari kebakaran mengalami luka dan sedang menjalani perawanan intensif di Rumah Sakit PMI karena luka bakar yang parah dan harus dirujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Bandung.
Rekan Korban, Titin mengatakan sedikitnya ada 5 orang yang hendak mengantar ke Bandung, tetapi tiba-tiba ada seorang perempuan yang menghampirinya.
“Dia ngakunya tetangga dan satu marga sama korban mangkannya kita percaya, dia tahu semua tentang korban, dia mau ikut bantu akhirnya dia ikut,” jelas Titin.
Terduga pelaku mengaku telah mengantongi izin dari suaminya dan menurut Titin pelaku mengaku akan dijemput suaminya di Bandung yang sedang bertugas.
“Di mobil juga dia manis, bahkan sebelum berangkat dia beliin teh manis sama Aqua botol gede, jadi orang nggak curiga sama sekali,” ujar Titin.
Setibanya di Bandung, Titin bersama tenaga medis dari PMI fokus mengurus pasien sedangkan terduga pelaku berada di luar bersama Putri, anak korban.
Tidak lama berselang pelaku mengajak anak korban untuk solat, meski sudah beberapa kali ditolak tetapi ia tetap memaksa.
“Putri ini kan mualaf, dia bilang belum bisa solat, tapi dipaksa, pas di musala ada ibu-ibu, si pelaku bilang ke ibu-ibu itu tolong ajarin solat anak saya,” terang Titin.
Terduga pelaku kemudian meminta tas yang dipegang Putri dan tas tersebut berisi uang santunan senilai Rp7 juta dan sejumlah telepon genggam.
“Total ada tiga HP dan uang tunai Rp7 juta, karena tidak curiga akhirnya tasnya dikasih saja sama si Putri ke terduga pelaku ini,” beber Titin pada Radar Bogor, Senin, 9 Maret 2026.
Saat Putri baru saja menyelesaikan solat, ia baru sadar kalau pelaku sudah tidak ada termasuk tas berisi uang santunan yang dibawanya.
“Pas dicari, orangnya sudah gak ada, tas gak ada, HP-nya gak ada, dibawa sama dia sampai sekarang orangnya belum ketahuan di mana,” terang Titin.
Ia menilai insien ini sudah keterlaluan, keluarga korban kemudian membawa kasus ini ke jalur hukum dan surat laporan kepolisian pun langsung dilayangkan.
“Laporan sudah kamu buat ke Pak Polisi semoga aja pelaku cepat ditangkap karena ini sudah bener-bener keterlaluan, orang lagi kena musibah malah ditambah tambahin,” ucapnya.
Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Aji Riznaldi Nugroho membenarkan terkait adanya laporan tersebut tetapi suratnya dilayangkan ke polisi di Bandung.
“LP-nya di Polsek Sukajadi Bandung, kita sudah koordinasi dengan polsek tersebut terkait pengungkapannnya,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati