Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BuitenJazz Bangkitkan Kembali Musik Jazz di Bogor, Siapkan Konser Akbar Juni 2026

Dede Supriadi • Selasa, 10 Maret 2026 | 20:46 WIB

Komunitas BuitenJazz terus menggelar berbagai kegiatan musik untuk menghidupkan kembali ekosistem jazz di Kota Bogor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
Komunitas BuitenJazz terus menggelar berbagai kegiatan musik untuk menghidupkan kembali ekosistem jazz di Kota Bogor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

RADAR BOGOR - Upaya menghidupkan kembali musik jazz di Kota Bogor terus digelorakan komunitas pecinta jazz melalui gerakan BuitenJazz. Komunitas yang lahir pada 2023 itu kini berkembang menjadi wadah besar bagi musisi dan penikmat jazz di Kota Hujan.

Melalui berbagai kegiatan, mulai dari diskusi komunitas, roadshow hingga festival kecil, BuitenJazz berupaya menghidupkan kembali ekosistem musik jazz sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Bogor.

Inisiator BuitenJazz, Nanang Yuswanto mengatakan, komunitas ini lahir dari keinginan mengangkat kembali identitas jazz Bogor yang memiliki sejarah panjang. Nama BuitenJazz sendiri diambil dari istilah Buitenzorg yang identik dengan Kota Bogor.

“BuitenJazz itu sebenarnya singkatan dari Buitenzorg Jazz Festival, kami ingin menghidupkan kembali jazz dengan nama yang sangat Bogor,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurut pria yang akrab disapa Anang itu, Bogor memiliki jejak sejarah kuat dalam perkembangan musik jazz. Salah satu legenda jazz Indonesia, almarhum Idang Rasjidi, juga berasal dari Bogor.

Karena itu, BuitenJazz ingin memastikan warisan tersebut tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi terus hidup melalui berbagai kegiatan musik.

“Kami tidak ingin sejarah jazz di Bogor berhenti begitu saja, kami ingin melestarikannya melalui event, komunitas dan kegiatan kreatif,” jelasnya.

Sejak berdiri pada 2023, BuitenJazz rutin menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas musik jazz lokal, konsepnya dibuat terbuka agar musik jazz tidak lagi dianggap eksklusif.

Kegiatan komunitas bahkan dilakukan secara roadshow di berbagai tempat, seperti kafe, restoran hingga ruang terbuka.

“Kami ingin membawa jazz ke ruang publik, jadi tidak hanya eksklusif, tetapi bisa dinikmati semua kalangan,” katanya.

Selain menjadi ruang berkumpul para musisi, BuitenJazz juga membuka peluang kolaborasi dengan pelaku usaha dan UMKM lokal. Dalam setiap kegiatan festival, komunitas tersebut juga melibatkan pelaku usaha untuk mendorong perputaran ekonomi.

Tujuan jangka panjangnya adalah menjadikan kegiatan jazz sebagai bagian dari destinasi wisata ekonomi kreatif di Kota Bogor.

“Bogor kan kota wisata, kami ingin menambah daya tarik baru melalui event musik jazz,” jelasnya.

Setelah Lebaran, BuitenJazz juga berencana kembali menggelar roadshow komunitas di berbagai lokasi di Kota Bogor, puncaknya, mereka tengah mempersiapkan konser besar yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

Konser tersebut akan menghadirkan sejumlah legenda jazz Indonesia dalam konsep “Meet The Legend”.

Beberapa musisi yang direncanakan tampil di antaranya Ermy Kullit, Deddy Dhukun, dan Mus Mujiono.

“Kami ingin menghadirkan para legenda jazz ke Bogor sebagai bentuk apresiasi sekaligus mendorong regenerasi musisi jazz,” ujar Anang.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay, menyambut positif hadirnya BuitenJazz. Menurutnya, kegiatan tersebut berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata Kota Bogor.

“Kalau ada wadah yang ingin memajukan perekonomian Kota Bogor tentu harus didukung. Kegiatan seperti ini bisa mendorong UMKM, bisnis, dan sektor pariwisata,” ujar Yuno.

Dengan berbagai kegiatan yang terus digelar, BuitenJazz diharapkan dapat menjadi identitas baru bagi Kota Bogor sebagai kota kreatif seni pertunjukan sekaligus rumah bagi komunitas jazz dari berbagai generasi.(ded)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #BuitenJazz #konser #jazz