Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Balkot Ramadhan Festival 2026 di Kota Bogor Ditutup, Transaksi Ekonomi Capai Rp1 Miliar

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:36 WIB

Balkot Ramadan Festival 2026 di Kota Bogor resmi ditutup.
Balkot Ramadan Festival 2026 di Kota Bogor resmi ditutup.

RADAR BOGOR – Rangkaian kegiatan Balkot Ramadan Festival 2026 resmi ditutup pada Sabtu, 14 Maret 2026. Acara yang digelar selama tiga hari di Halaman Perpustakaan Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat itu mendapat antusias tinggi dari masyarakat.

Ceremoni penutupan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB dan dihadiri istri Wali Kota Bogor Yantie Rachim serta Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi. Meski seremoni telah selesai, aktivitas bazar tetap berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.

Dalam sambutannya, Denny Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan festival Ramadhan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang.

Ia menilai pelaksanaan festival berjalan cukup baik, terlihat dari berbagai layanan publik yang tetap beroperasi selama kegiatan berlangsung. Di antaranya layanan perpanjangan SIM hingga loket pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mencatatkan transaksi hingga sekitar Rp1 miliaran.

“Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga rangkaian acara ini berjalan lancar. Hal ini bisa kita lihat dari kualitas pelayanan yang diberikan selama kegiatan berlangsung,” ujar Denny.

Ia juga mengapresiasi para peserta lomba yang telah meraih prestasi dalam berbagai kompetisi yang digelar selama festival. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus berprestasi.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bogor Dewi Sondari mengungkapkan transaksi ekonomi selama kegiatan masih dalam proses rekapitulasi. Namun, ia memperkirakan total transaksi berada di kisaran Rp500 juta hingga Rp1 miliar.

“Data transaksinya sudah direkap, namun saya belum menerima laporan akhirnya secara pasti. Estimasinya ada di angka sekitar Rp500 juta hingga Rp1 miliar,” ujarnya.

Ia mengakui keramaian pengunjung masih terkonsentrasi di area depan lokasi kegiatan. Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan di tahun berikutnya.

Menurut Dewi, layanan penukaran uang menjadi salah satu fasilitas yang paling banyak diminati masyarakat. Banyak pengunjung datang hanya untuk menukarkan uang, lalu langsung meninggalkan lokasi.

“Yang terlihat sangat ramai justru hanya di area layanan penukaran uang. Kebanyakan pengunjung begitu selesai menukarkan uangnya, mereka cenderung langsung pulang,” katanya.

Selain penukaran uang, sejumlah layanan masyarakat juga cukup diminati pengunjung, seperti pembuatan paspor, perpanjangan SIM, pembayaran PBB, hingga pajak kendaraan.

Ia berharap pada penyelenggaraan berikutnya kegiatan tersebut dapat menarik lebih banyak pengunjung sekaligus meningkatkan partisipasi pelaku UMKM di Kota Bogor.

“Harapan ke depannya, semoga acara ini bisa semakin ramai lagi, partisipannya bertambah, dan masyarakat yang berkunjung juga jauh lebih banyak. Tujuan utama acara ini bukan hanya sekadar fasilitas penukaran uang, tetapi juga untuk meramaikan UMKM di Kota Bogor,” jelasnya.

Sebelumnya, sebanyak 63 tenant turut meramaikan Balkot Ramadan Festival 2026 yang berlangsung sejak Kamis (12/3/2026). Berbagai produk ditawarkan para pelaku UMKM, mulai dari kerajinan tangan, jajanan tradisional, makanan ringan untuk takjil, makanan berat, hingga sembako murah dan sayur-mayur.

Saat pembukaan acara, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim juga sempat berkeliling meninjau tenant dan membeli sejumlah produk makanan dari para pelaku UMKM.

“Alhamdulillah ini tradisi yang pemerintah daerah Kota Bogor lakukan setiap tahun, memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berjualan di sekitaran Balaikota,” ujar Dedie.

Selain bazar UMKM, kegiatan ini juga dilengkapi berbagai layanan publik yang memudahkan masyarakat mengurus kebutuhan administrasi dalam satu lokasi. Layanan yang tersedia antara lain penukaran uang baru yang difasilitasi Bank BJB, perpanjangan SIM, pembuatan dan pembaruan KTP serta KIA, pembayaran zakat, pajak, PDAM, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Dedie menyebut salah satu layanan yang paling diminati masyarakat adalah penukaran uang baru. Bahkan, banyak warga sudah mengantre sejak dini hari untuk mendapatkan layanan tersebut.

“Banyak masyarakat antre dari jam 2 pagi. Ini kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri, jadi kami minta BJB tetap melayani karena warga sudah antre sejak pagi,” pungkasnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #balkot #ramadhan