RADAR BOGOR - Balkot Ramadan Festival 2026 yang digelar di halaman Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor pada 12–14 Maret 2026, sukses digelar Pemkot Bogor bersama UMKM Kota Bogor.
Balkot Ramadan Festival ini menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Bogor setiap bulan Ramadhan, untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempromosikan sekaligus menjual produk mereka kepada masyarakat.
Tak hanya menghadirkan bazar UMKM, Balkot Ramadan Festival ini juga menyediakan berbagai layanan publik yang dapat diakses langsung oleh warga Kota Bogor di satu lokasi.
Layanan tersebut antara lain penukaran uang, pemeriksaan kesehatan gratis, perpanjangan SIM, pengurusan paspor, pembuatan dan pembaruan KTP serta KIA, hingga pembayaran zakat, pajak, dan tagihan PDAM.
Dedie Rachim mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang bertujuan untuk mendorong pergerakan ekonomi masyarakat sekaligus mempermudah warga dalam memperoleh layanan publik.
"Festival Ramadan ini juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk berbelanja berbagai kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri sambil memanfaatkan layanan yang tersedia," kata dia.
Baca Juga: Punya Kartu KKS Bansos Tapi Tidak Cair Beberapa Tahap? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bogor, Dewi Sondari Denny, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan transaksi pelaku UMKM sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah.
Menurutnya, pada tahun ini jumlah tenant UMKM memang dibatasi karena melalui proses kurasi, sehingga hanya ada 63 tenant yang berpartisipasi.
Meski demikian, jumlah layanan publik yang disediakan justru lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Cara Ajukan Penurunan Desil Bansos 2026, Gratis Tanpa Biaya Apapun dan Waspada Oknum Pungli
Ia pun mengajak warga Kota Bogor untuk memanfaatkan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, baik untuk berbelanja produk UMKM maupun memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia.
Dalam festival tersebut, 63 tenant UMKM menawarkan beragam produk, mulai dari kerajinan tangan, jajanan tradisional, aneka makanan untuk takjil, makanan berat, hingga paket sembako murah dan sayuran.
Setelah membuka acara, Dedie Rachim juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah tenant serta membeli berbagai produk makanan yang dijual oleh para pelaku UMKM.
Ia juga menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap layanan penukaran uang baru. Bahkan, banyak warga yang sudah mengantre sejak dini hari untuk menukarkan uang sebagai persiapan kebutuhan Idulfitri.
Karena tingginya antrean, ia meminta pihak Bank BJB untuk tetap membuka layanan guna melayani masyarakat yang telah menunggu sejak pagi.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga