Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Pastikan Layanan Air Tetap Optimal saat Libur Lebaran 2026

Fikri Rahmat Utama • Senin, 16 Maret 2026 | 21:19 WIB

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan menyampaikan terkait layanan saat libur Lebaran 2026.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan menyampaikan terkait layanan saat libur Lebaran 2026.

RADAR BOGOR – Menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memastikan layanan distribusi air bersih kepada pelanggan tetap berjalan optimal. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan guna menjaga kelancaran pasokan air selama masa libur Lebaran.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, mengatakan seluruh departemen telah menyiapkan skenario operasional untuk mengantisipasi potensi gangguan selama periode libur.

“Meski memasuki masa libur Lebaran, operasional tetap berjalan seperti biasa dengan tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi,” ujar Rino saat ditemui di Training Center Perumda Tirta Pakuan, Senin, 16 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dari sisi produksi, ketersediaan bahan kimia untuk proses pengolahan air telah dipastikan aman hingga satu bulan ke depan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan keterlambatan distribusi bahan selama masa libur.

Selain itu, tim teknis lapangan juga dipastikan tetap siaga di setiap zona pelayanan. Petugas jaringan tidak mengambil cuti mudik agar dapat segera menangani jika terjadi gangguan pada jaringan distribusi air.

Di sisi pelayanan pelanggan, Perumda Tirta Pakuan memastikan layanan pengaduan tetap aktif selama 24 jam. Masyarakat dapat menyampaikan keluhan melalui call center maupun kanal media sosial resmi perusahaan.

Menurut Rino, penggunaan teknologi penjawab otomatis pada layanan pesan juga dimanfaatkan untuk mempercepat proses penyaringan laporan dari pelanggan.

“Teknologi ini membantu memilah laporan yang memerlukan penanganan langsung petugas di lapangan dan kendala teknis yang sebenarnya bisa diselesaikan secara mandiri oleh pelanggan,” jelasnya.

Ia mencontohkan, beberapa laporan air tidak mengalir ternyata disebabkan oleh posisi stop valve atau keran setelah meteran yang tertutup tanpa disadari.

Selama Ramadhan hingga Idulfitri, Tirta Pakuan juga mengantisipasi perubahan pola pemakaian air masyarakat. Puncak penggunaan biasanya terjadi menjelang waktu Subuh, sehingga dapat menyebabkan penurunan tekanan air sementara.

“Biasanya kondisi tersebut akan kembali normal sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB,” kata Rino.

Untuk meminimalkan dampak kebocoran pipa, Tirta Pakuan telah menerapkan sistem District Meter Area (DMA). Dengan sistem tersebut, jika terjadi kebocoran di satu titik, pemadaman air hanya dilakukan pada wilayah terdampak tanpa mengganggu pasokan di seluruh Kota Bogor.

Selain itu, perusahaan juga menegaskan tidak ada kebijakan giliran aliran air bagi pelanggan di Kota Bogor.

Sementara itu, terkait layanan administrasi, loket pembayaran di kantor Tirta Pakuan akan tutup sementara pada 18 hingga 24 Maret 2026 dan kembali dibuka pada 25 Maret 2026.

Meski demikian, pelanggan tetap dapat melakukan pembayaran tagihan air melalui aplikasi Simotip, agen PPOB, layanan perbankan digital, minimarket, maupun berbagai platform pembayaran daring lainnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #lebaran #tirta pakuan