RADAR BOGOR – Kebun Raya Bogor (KRB) kembali menggelar Shalat Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Kegiatan tahunan ini diprediksi akan diikuti lebih banyak jamaah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 3.000 orang.
Pelaksanaan Shalat Idulfitri tahun ini akan digelar di area Reinwardt, dekat Ecodome Kebun Raya Bogor, mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Jamaah dapat masuk melalui Pintu 3 tanpa dikenakan biaya tiket.
Tahun ini, pelaksanaan shalat Idulfitri di Kebun Raya Bogor menghadirkan nuansa berbeda dengan hadirnya Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, sebagai khatib. Sementara itu, Ketua MUI Kota Bogor, KH TB Muhidin, akan bertindak sebagai imam.
Selain itu, KRB juga berkolaborasi dengan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia dalam penyelenggaraan ibadah tersebut. Diketahui, Arif Satria juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pengurus Pusat (MPP) ICMI.
Pemerintah Kota Bogor kembali menunjuk Kebun Raya Bogor sebagai salah satu lokasi utama pelaksanaan Shalat Idulfitri. Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, dijadwalkan hadir bersama jajaran pemerintah daerah.
Managing Director PT Mitra Natura Raya (MNR), Marga Anggrianto, mengatakan kegiatan keagamaan di kawasan konservasi ini menjadi bentuk nyata fungsi sosial Kebun Raya Bogor sebagai ruang publik.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya warga Kota Bogor. Shalat Idulfitri di Kebun Raya sudah menjadi tradisi yang akan terus kami jaga dan tingkatkan kualitasnya,” ujar Marga.
Ia menambahkan, kehadiran kepala daerah dalam pelaksanaan salat Id menjadi kehormatan tersendiri bagi pengelola Kebun Raya Bogor.
Sementara itu, General Manager Corporate Communication MNR, Zaenal Arifin, menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Masjid Kifayatul Abidin KRB yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pengelola dan masyarakat.
“Tahun lalu jumlah jemaah mencapai sekitar 3.000 orang. Tahun ini kami perkirakan akan lebih banyak, mengingat antusiasme masyarakat cukup tinggi,” jelasnya.
Ia menambahkan, jemaah biasanya mulai berdatangan sejak pukul 05.30 WIB dan mengalir hingga pelaksanaan salat berlangsung.
Zaenal berharap pelaksanaan Shalat Idulfitri tahun ini dapat berjalan lebih khusyuk dan nyaman, terlebih dengan suasana alam yang menjadi ciri khas Kebun Raya Bogor.
“Kami berharap jemaah dapat merasakan pengalaman ibadah yang berbeda di tengah kawasan hijau, sekaligus tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” tutupnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga