RADAR BOGOR – Seorang pria diamankan warga usai diduga hendak mencuri sepeda motor di kawasan Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis malam 19, Marey 2026 malam. Peristiwa tersebut terjadi di area parkir depan One Way Biliard, dekat Pusat Grosir Bogor, sekitar pukul 21.00 WIB.
Aksi pria tersebut sempat memicu emosi warga, ia bahkan menjadi sasaran amukan massa setelah diteriaki maling oleh saksi di lokasi kejadian.
Panit Reskrim Polsek Bogor Tengah, Ipda A Budi Setiawan mengatakan, pihaknya menerima penyerahan seorang pria dari warga sekitar pukul 23.00 WIB, pria tersebut diduga hendak mencuri sepeda motor yang terparkir di lokasi.
“Piket Reskrim menerima penyerahan dari warga seorang laki-laki yang diduga akan mencuri sepeda motor,” ujar Budi.
Pria tersebut diketahui berinisial MRA (25), warga Ciampea, Kabupaten Bogor yang diamankan setelah gerak-geriknya mencurigakan saat berada di area parkir.
Berdasarkan keterangan saksi, pelaku datang seorang diri menggunakan sepeda motor Honda Vario 160 berwarna merah, saat tiba di lokasi, pelaku terlihat dalam kondisi sempoyongan seperti orang mabuk.
Saksi yang merupakan tukang parkir melihat pelaku memarkirkan motornya di pinggir jalan, lalu meninggalkannya dan sempat menuju minimarket. Namun, saat kembali, pelaku justru masuk ke area parkir dan menghampiri sepeda motor lain yang terparkir.
Pelaku kemudian mencoba mengutak-atik motor Honda Vario 160 milik korban bernama Rizki Iskandar. Aksi tersebut menimbulkan kecurigaan saksi yang kemudian menegurnya.
Saat ditanya, pelaku tidak dapat memberikan jawaban yang jelas, kondisinya yang diduga dalam pengaruh alkohol membuat komunikasi tidak nyambung hingga akhirnya saksi meneriakinya maling.
Teriakan tersebut mengundang warga sekitar yang langsung mengamankan pelaku, massa yang terpancing emosi sempat memukuli pelaku sebelum akhirnya dibawa ke Polsek Bogor Tengah.
Polisi juga mengamankan dua unit sepeda motor sebagai barang bukti, yakni motor milik korban dan motor yang digunakan pelaku.
Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menyimpulkan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan aksi pencurian, pelaku diduga salah mengambil motor karena kondisi mabuk dan kemiripan kendaraan.
“Keduanya sudah saling memaafkan atas kesalahpahaman,” jelas Budi. (uma)
Editor : Eka Rahmawati