Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Masuk Libur Lebaran, Volume Sampah di Kota Bogor Naik 20 Persen

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 23 Maret 2026 | 11:09 WIB

Truk DLH yang tengah membawa sampah dan melintas di perlintasan kereta Kebon Pedes.
Truk DLH yang tengah membawa sampah dan melintas di perlintasan kereta Kebon Pedes.

RADAR BOGOR - Volume sampah di Kota Bogor naik 20 persen selama momen libur lebaran. Kondisi ini dipicu akibat meningkatnya mobilitas warga di sejumlah tempat wisata.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Denni Wismanto mengatakan mayoritas didominiasi oleh sampah rumah tangga. Kenaikan masih bisa dikendalikan.

“Sampah rumah tangga naik 20 persen. Mungkin karena konsumtif dan objek wisata mangkannya sampahnya naik,” kata Denni pada Radar Bogor.

Beberapa objek wisata yang dimaksud seperti kawasan Suryakencana, Kebun Raya Bogor dan terakhir Alun-Alun. Banyak wisatawan dari luar kota yang berkunjung ke lokasi tersebut.

“Kan di Suryakencana ada wisata kulineran, kemudian pengunjung Kebun Raya Bogor naik, kulineran di sekitaran Alun-Alun juga menimbulkan sampah,” ungkap Denni.

Kenaikan volume sampah juga berasal dari lingkungan. Pantauan tim DLH di lapangan banyak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang sudah penuh.

“Kalau lonjakan disaat sekarang tidak banyak mungkin sebagian mudik, tapi sampah rumah tangganya naik, TPS-TPS lingkungan banyak yang penuh,” beber Denni.

Guna menjaga estetika dan kebersihan kota, pasukan kuning langsung disiagakan. Bahkan hampir 80 pereen tim lapangan sudah mulai bekerja sejak lebaran.

“Sebanyak 800 orang bekerja bergantian per shif dari 1000 petugas yang bergantian liburnya, kami buat juga shift untuk petugas di lapangan,” ujar Denni.

Denni menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini juga berlaku bagi wisatawan yang datang ke Kota Bogor (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #sampah #lebaran