Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wacana Belajar Online Berpotensi Diterapkan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Sedang Dimatangkan

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 23 Maret 2026 | 12:26 WIB

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim saat menyampaikan keterangan.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim saat menyampaikan keterangan.

RADAR BOGOR - Wacana belajar online berpotensi diterapkan di Kota Bogor. Pemerintah saat ini tengah mematangkan terkait pelaksanaan wacana tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie Rachim. Ia menggaransi akan memberikan pengumuman resmi jika kajian terkait belajar online sudah rampung dibahas.

“Sedang dimatangkan. Segera diumumkan bila sudah clear,” kata Dedie dihubungi Radar Bogor soal wacana belajar online pada, Senin 23 Maret 2026.

Pemkot Bogor tidak ingin gegabah terkait skema pelaksanaannya. Kajian akan terus berlangsung sampai ada pengumuman resmi dari pemerintah pusat.

“Kami sedang menunggu arahan lebih lanjut juga untuk pelaksanaannya,” terang Dedie saat ditanya soal skema pelaksanaan belajar online.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, wacana belajar online ini memang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Tujuannya untuk mengefisiensi penggunaan energi.

Skema pembelajaran online disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran. Kegiatan belajar yang bersifat praktikum tetap dilaksanakan secara tatap muka.

Kegiatan pembelejaran dengan metode daring hanya diterapkan pada mata pelajaran yang dinilai efektif disampaikan secara jarak jauh. Opsi subsidi kuota internet juga turut mencuat.

Wacana pembelajaran online tidak berdiri sendiri. Pemerintah juga mempertimbangkan skema kerja Work From Anywahere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto mengatakan, WFA merupakan intruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Ini dibahas setelah mereka melaksanakan rapat kabiner terakhir sebelum lebaran.

“Kan sudah ada perintah dari Presiden ketika rapat kabinet terakhir agar menghemat APBN agar efisiensi tapi teknisnya seperti apa WFH nya kita masih menunggu,” jelas Bima.

Kementrian Dalam Negeri sendiri disebut Bima sudah disounding oleh Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan terkait wacana WFH ini.

Pihaknya siap mengikuti aturan tersebut demi konsitensi efisiensi. Namun Bima meminta waktu untuk pemerintah pusat mengkaji pelaksanaan WFH.

“Sudah disounding sama Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan, kami siap mengikuti, tentunya demi konsistensi efisiensi,” singkat Bima, beberapa waktu lalu (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #belajar online #Dedie Rachim