RADAR BOGOR - Momen libur lebaran segera berakhir. Hal ini membuat petugas lalu lintas di Kota Bogor turut mewanti-wanti adanya peningkatan volume kendaraan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas perhubungan Kota Bogor, Ridwan mengatakan sedikitnya ada empat titik ruas jalan di Kota Bogor yang rawan macet.
Pertama di Jalan Otista Kota Bogor atau pintu masuk kawasan Suryakencana. Kemacetan di titik ini disebabkan akibat melonjaknya pengunjung yang hendak ke Kebun Raya Bogor.
“Sampai beribu-ribu ya kita nyebrangin, kemarin aja gitu sampai ga habis-habisnya. Memang pengunjungnya luar biasa,” jelas Ridwan pada Radar Bogor.
Titik mecet berikutnya yaitu Simpang Empang. Kondisi ini disebabkan adanya penyempitan ruas jalan yang belok menuju arah mal BTM. Ekor kendaraan sampai ke Bustaman.
“Sementara yang arah ke kanannya arah ke Jalan Juandanya lancar. Kemarin sudah muter ekornya Bustaman ujungnya di TL Empang,” ujar Ridwan, Selasa 24 Maret 2026 pagi.
Selanjutnya yaitu kawasan Pasir Kuda dan Gunung Batu. Ridwan mengatakan pihaknya pun turut membuka opsi untuk melakukan rekayasa lalin berupa one way di titik ini.
Penerapan sistem one way ini dilakukan secara situasional, dengan skema buka-tutup arus kendaraan dari arah atas maupun bawah.
“Nah setiap kita mau melancarkan dari atas, berarti kita pending dulu yang dari bawah, begitu pun sebaliknya,” terangnya.
Personel Dishub juga turut disiagakan di titik-titik rawan macet di Kota Bogor. Ridwan mengatakan pihaknya telah membuat jadwal piket untuk petugas guna mengatur arus lalu lintas. “Personel tetap siaga sesuai jadwal yang telah kemi tentukan,” pungkasnya (bay)
Editor : Yosep Awaludin