RADAR BOGOR – Pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Bogor Selatan berakhir. Hal itu ditandai dengan pembongkaran pos terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Jalan Cibeureum, tepatnya di perempatan Taman BNR, Mulyaharja, Bogor Selatan.
Pembongkaran pos terpadu tersebut menjadi penutup rangkaian operasi kemanusiaan yang selama ini difokuskan pada pengamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum Hari Raya Idulfitri.
Ketua Polmas Bogor Selatan, Muhammad Zaelani alias Dhen Dani mengatakan, selama pelaksanaan operasi, pihaknya mencatat sebanyak 25 kasus berhasil ditangani.
“Mulai dari bentrokan, geng motor, peredaran minuman keras, hingga potensi konflik sosial,” ujarnya, Kamis 26 Maret 2026.
Ia menjelaskan, penanganan berbagai kasus tersebut dilakukan melalui pendekatan persuasif dan problem solving di tingkat masyarakat.
Selain itu, pos terpadu juga menerima sejumlah pengaduan warga, termasuk kasus pencurian rumah kosong yang ditinggal pemiliknya saat melaksanakan salat Idulfitri.
“Penanganan melibatkan unsur Muspika Bogor Selatan dan berkoordinasi dengan Polsek Bogor Selatan,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan pos terpadu di kawasan perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor itu dinilai sangat strategis dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di jalur padat aktivitas dan rawan kemacetan.
Selama operasi berlangsung, personel Polmas bersama unsur gabungan melakukan penjagaan secara intensif selama 24 jam.
Kegiatan yang dilakukan meliputi patroli wilayah, pengaturan arus lalu lintas, hingga membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami juga melibatkan siswa polisi dari SMK PUI dalam kegiatan patroli dan pengamanan,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada penegakan hukum, Polmas Bogor Selatan juga mengedepankan pelayanan humanis.
Petugas aktif memberikan imbauan kamtibmas, membantu pemudik, hingga memberikan bantuan langsung kepada warga.
Secara umum, situasi kamtibmas selama periode Lebaran di wilayah Bogor Selatan terpantau aman dan kondusif.
Hal ini tidak terlepas dari sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat. “Alhamdulillah situasi aman dan kondusif, berkat kerja sama semua pihak,” ujarnya.
Meski Operasi Ketupat Lodaya telah berakhir, Polmas Bogor Selatan memastikan akan tetap melaksanakan patroli rutin guna menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya.
Bahkan, pihaknya juga tetap siaga dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk membantu warga yang membutuhkan layanan ambulans.
“Masyarakat kami imbau tetap waspada dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan agar tetap aman dan nyaman pasca-Lebaran,” pungkasnya. (uma)
Editor : Yosep Awaludin