Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Posisi Direktur Keuangan Tirta Pakuan Kosong, Sekretaris Komisi II Desak Pemkot Tak Bentuk Pansel Ulang

Yosep Awaludin • Selasa, 31 Maret 2026 | 18:27 WIB

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim usai melantik Muzakkir sebagai Direktur Pelayanan Bisnis dan Dani Rakhmawan sebagai Direktur Operasional Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim usai melantik Muzakkir sebagai Direktur Pelayanan Bisnis dan Dani Rakhmawan sebagai Direktur Operasional Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mengapresiasi langkah cepat Penkot Bogor dalam proses pemilihan Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

Apresiasi tersebut diberikan setelah dua direktur terpilih Tirta Pakuan langsung dilantik agar dapat segera bekerja.

Di sisi lain, Pemkot Bogor juga diharapkan melakukan percepatan pengisian jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Tirta Pakuan yang masih kosong.

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor ini merupakan PDAM terbaik nomor dua se-Indonesia.

"Jadi, dalam proses pemilihan direksi ini, kami mengapresiasi langkah Pemkot Bogor yang mempercepat prosesnya dimana yang sudah selesai langsung dilantik agar bisa segera bekerja," ungkap Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor, Benninu Argoebie,  Selasa 31 Maret 2026.

Benninu memaparkan, langkah cepat tersebut seharusnya juga diterapkan pada satu posisi direksi yang masih kosong.

Untuk jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan, kemarin ada saran dari Kemendagri bahwa memang belum bisa jika hanya satu nama, sehingga harus segera diambil langkah.

"Kemarin Pak Wali memiliki dua opsi, apakah melakukan panitia seleksi (pansel) ulang atau melanjutkan proses yang sudah ada. Kami mendukung opsi tercepat dan terbaik karena jabatan Direktur Keuangan itu sangat vital," jelas pria yang akrab disapa Benn tersebut.

Benn menambahkan, jika merujuk pada hasil seleksi sebelumnya, sebenarnya sudah ada kandidat yang lolos.

Menurutnya, melakukan seleksi ulang dari hasil yang ada jauh lebih efisien dibandingkan harus membuka proses seleksi dari awal.

"Kami menyarankan demikian karena ini menyangkut pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat dan harus terus berjalan," tegasnya.

Kepada Direktur Bisnis dan Pelayanan (Bispel), Muzakkir, serta Direktur Operasional (Dirops), Dani Rakhmawan, yang baru dilantik, Benn berharap keduanya dapat segera bersinergi.

"Direktur yang terpilih harus langsung bisa bersinergi, apalagi ini ada dua bidang baru dengan direksi yang juga baru. Harus langsung kompak," paparnya.

Benn menekankan, bahwa tantangan utama yang harus segera diselesaikan adalah keluhan pelanggan terkait layanan teknis.

"Saat ini keluhan masyarakat biasanya seputar tagihan air yang tiba-tiba melonjak dan aliran air yang kecil. Nah, ini yang harus segera diselesaikan oleh para direksi baru. Kebijakan-kebijakan saat ini harus selalu pro-rakyat," pungkas Benn. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Benninu Argoebie #tirta pakuan #pemkot bogor