Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Modus Tukar Uang Recehan, Pegawai Toko di Tajur Kota Bogor Jadi Korban Penipuan

Muhammad Ali • Kamis, 9 Oktober 2025 | 21:16 WIB
Rekaman CCTV memperlihatkan momen saat pelaku beraksi di Tajur, Kota Bogor.
Rekaman CCTV memperlihatkan momen saat pelaku beraksi di Tajur, Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Aksi dugaan penipuan dengan modus tukar uang recehan terjadi di sebuah toko wilayah Tajur, Kota Bogor, pada Rabu, 8 Oktober 2025 sekitar pukul 13.00 WIB.

Seorang pria tidak dikenal diduga menipu pegawai toko dengan cara mengecoh saat proses penghitungan uang koin berlangsung.

Karyawan toko berinisial A menceritakan bahwa pelaku datang sendiri dengan mengendarai sepeda motor berwarna biru tanpa pelat nomor di bagian depan dan belakang.

“Dia ngaku punya warung datang bawa recehan satu plastik besar, minta ditukarin ke uang kertas,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis, 9 Oktober 2025.

Meski begitu pegawai toko awalnya tidak menaruh curiga karena toko tersebut memang kerap melayani penukaran uang recehan dari warga sekitar.

Namun, saat proses penghitungan dimulai, pelaku yang memakai topi, jaket hitam, celana selutut, dan memiliki kumis serta janggut tipis itu justru menggunakan berbagai cara untuk membuat korban bingung.

“Biasanya kita hitung di meja dekat CCTV, tapi dia langsung bongkar recehannya di lantai dan ngitung dengan caranya sendiri, setiap kita mau jeda atau ngomong, dia malah nyuruh buru-buru,” jelasnya.

Menurutnya, pelaku menggunakan trik yang terbilang rumit dengan menumpuk koin dalam jumlah tertentu, lalu menyelipkan satu koin di topinya dengan alasan akan dihitung belakangan. Dengan cara itu, pelaku membuat karyawan toko kehilangan fokus dan salah dalam menghitung total uang yang ditukarkan.

Dari hasil penghitungan awal, total uang yang disebut pelaku mencapai Rp780 ribu dan karyawan toko sempat mempercayai jumlah tersebut.

Namun setelah pelaku pergi, mereka menghitung ulang serta menemukan bahwa jumlah sebenarnya hanya sekitar Rp180 ribu yang mana pelaku berhasil membawa kabur uang senilai Rp600 ribu.

“Dia sempat kasih nomor WhatsApp, katanya kalau mau tukar lagi tinggal hubungi, tapi pas dicek, nomornya cuma centang satu dan gak bisa ditelepon,” ujarnya.

Hingga kini, pihak toko masih mencoba melacak keberadaan pelaku melalui rekaman CCTV dan ciri-ciri fisiknya, kasus penipuan dengan modus tukar uang recehan ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan pelaku usaha agar lebih berhati-hati dalam melayani penukaran uang, terutama dari orang yang tidak dikenal.(cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #tajur #tukar uang #penipuan