RADAR BOGOR - Sejumlah tokoh agama di Kota Bogor melaksanakan ziarah kubro. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Santri Nasional.
Rombongan ziarah kubro dilepas langsung dari Plaza Balaikota yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Kota Bogor, Eko Prabowo, Senin 20 Oktober 2025 pagi.
Eko menyebut keterlibatan tokoh lintas agama dalam kegiatan ziarah kubro sebagai upaya menjaga kerukunan di Kota Bogor.
Nilai-nilai tersebut menjadi sangat penting untuk merealisasikan semboyan Bhineka Tunggal Ika.
“Dalam beberapa hal kita memang berbeda. Tapi dasarnya kita satu jiwa. Jadi ini sebagai upaya kami menjaga kerukunan. Sekaligus memperingati hari santri,” terang Eko.
Rombongan ziarah kubro mendatangi beberapa lokasi. Mulai dari Taman Makam Pahlawan, kemudian ke Pagentongan, Pangeran Ash Shogiri Tanah Baru dan Keramat Empang.
Dalam pelaksanannya mereka difasilitasi mobil uncal. Rombongan Ziarah kompak mengenakan busana serba putih. Baik laki-laki ataupun perempuan.
“Spesial hari santri nanti ditanggal 22 kita juga akan menggelar tabligh akbar dengan tema pentingnya menjaga ukhuwah. Jadi kamu memang sangat serius menjaga nilai-nilai tersebut,” ujar Eko, Senin 20 Oktober 2025.
Ziarah kubro ini mendapat respon positif dari Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor, Anna Mariam Fadhillah. Dirinya sangat menyambut baik kegiatan tersebut.
“Ini menjadi bukti bahwa keberagaman di Kota Bogor cukup baik kita saling mendukung, saling menghormati kegiatan kegamaan satu sama lain,” ujar Anna pada Radar Bogor.
Anna berharap langkah ini dapat menjadi wasilah untuk bisa menjaga ketertiban dan kemanan di Kota Bogor. Ke depan tidak lagi ada konflik sara antar ummat beragama.
“Mudah-mudahan ke depan kerukunan ini dapat terus kita jaga dan tidak ada lagi konflik konflik berbau sara,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin