RADAR BOGOR - Pelaksanaan Panggung lestari yang diselenggarakan di Museum Kepresidenan Balai Kirti Bogor berlangsung meriah. Kegiatan ini bagian dari rangkaian acara Kelana Loka.
Ada 100 peserta yang datang untuk mengikuti kegiatan di Museum Kepresidenan Balai Kirti tersebut. Mereka berasal dari berbagai kalangan, baik itu mahasiswa ataupun komunitas pecinta alam.
Panggung Lestari di Museum Kepresidenan Balai Kirti dikemas dalam bentuk Talk Show. Mereka menghadirkan putra kelima Ir Soekarno, Guruh Sukarano Putra dan Purna Kepala Sub Bagian Istana ke Presidenan Bogor, Endang Sumitra.
Penanggung Jawab Unit Museum Kepresidenan Balai Kirti, Linda Siagian mengatakan, kedua narasumber menceritakan pentingnya bunga dalam hubungan diplomasi para Presiden.
“Diceritakan tanaman Anggrek yang digunakan untuk diplomasi antara Indonesia dan Korea Utara pada saat masa Presiden Soekarno,” jelas Linda pada Radar Bogor, Kamis 4 Desember 2025 siang.
Tidak hanya itu, bahkan ada satu tanaman di India yang sekarang dikenal sebagai tanaman Soekarno. Linda memandang ini bukti bahwa hubungan persahabatan antar kepala negara bisa dilakukan lewat bunga.
“Termasuk Durian Montong yang ada di Thailand ternyata datang dari Indonesia yang dibawa oleh salah seorang presiden. Disana buah itu dikenal begit wah banget,” ucapnya.
Linda berharap, lewat kegiatan yang diinisiasinga dapat memantik semangat masyarakat untuk getol berkebun. Karena manfaatnya sudah dibuktikan langsung oleh para Presiden terdahulu.
“Kemudian ada makna tersiratnya juga. Kami ingin coba menarasikan kembali kepada masyarakat agar menghijaukan kembali lingkungan sekitar. Kalau kita jaga alam, maka alam jaga kit,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin