RADAR BOGOR — Pemerintah Kota Bogor menyiapkan sejumlah strategi untuk mendongkrak kunjungan wisatawan pada 2026. Salah satunya dengan penyusunan 10 event unggulan Calendar of Event (COE) Kota Bogor 2026 yang diproyeksikan menjadi magnet wisata dan penggerak ekonomi kreatif.
Targetnya cukup ambisius. Pemkot Bogor membidik 10 juta wisatawan sepanjang 2026, meningkat dari capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran 8 juta pengunjung.
Kepala Disparbud Kota Bogor, Firdaus, mengatakan COE tahun depan disusun lebih masif untuk memperkuat daya saing Kota Bogor sebagai destinasi wisata.
Event disebutnya menjadi salah satu pendorong utama aktivitas wisata dan perputaran ekonomi.
“Strategi memperbanyak event merupakan langkah kunci untuk meningkatkan daya tarik wisata Kota Bogor di tengah persaingan destinasi antardaerah. Event itu ibarat magnet yang menarik wisatawan sehingga efeknya langsung ke ekonomi kreatif dan PAD,” ujarnya.
Firdaus menambahkan, ragam event mencakup tema budaya, olahraga, musik, kuliner, hingga kegiatan komunitas.
Dengan agenda yang rutin dan variatif, diharapkan wisatawan terdorong untuk berkunjung kembali.
Berikut 10 event unggulan COE Kota Bogor 2026 yang diumumkan Disparbud:
1. Jazz Hujan — Event musik berskala regional, 31 Januari 2026.
2. Bogor Urban Gravel 2026 — Event olahraga regional, 13 Februari 2026.
3. Bogor Makers Fair — Ajang kreatif berskala lokal, regional, dan nasional, 16 Mei 2026.
4. Bogor Citytrail — Event olahraga nasional, 31 Mei 2026.
5. Bogor Hujan Onthel — Kegiatan komunitas sepeda berskala nasional, 6–7 Juni 2026.
6. Expo Bogor Tourism 2026 — Pameran pariwisata regional, 6–7 Juni 2026.
7. Festival Jajanan Lembur dan Sidekah Bumi — Event budaya lokal, 7 Juni 2026.
8. Kampoeng Empang Festival — Festival seni dan budaya nasional, 20–21 Juni 2026.
9. Bogor Famtrip 2026: When Heritage and Modern Meet — Event internasional, 26–28 Juni 2026.
10. Festival Merah Putih — Festival tahunan berskala lokal, regional, dan nasional, 31 Juli–31 Agustus 2026.
Selain 10 agenda besar tersebut, puluhan event lain juga disiapkan dalam kalender bulanan sepanjang 2026.
Melihat potensi pertumbuhan ekonomi kreatif, Firdaus menyebut pihaknya siap menambah jumlah event pada tahun berikutnya.
“Minimal 150 event, dan unggulannya bisa naik menjadi 20 hingga 25 di tahun 2027,” katanya.
Meski fokus pada peningkatan wisatawan, Disparbud memastikan dukungan terhadap industri pariwisata tetap menjadi prioritas.
“Pelaku industri sendiri yang menetapkan target masing-masing. Kami mendukung dengan menyiapkan semakin banyak kegiatan,” tutup Firdaus.
Dengan rangkaian agenda unggulan tersebut, Pemkot Bogor berharap 2026 menjadi momentum peningkatan wisata sekaligus penguatan sektor ekonomi kreatif di Kota Hujan.(uma)
Editor : Alpin.