RADAR BOGOR - Hujan deras yang terus mengguyur Kota Bogor mengakibatkan dua rumah warga dalam sehari ambruk pada Minggu, 18 Januari 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko mengatakan peristiwa tersebut pertama terjadi di Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.
"Karena hujan dan akibat bangunan lama, tidak ada selup serta bangunan kayu-kayu sudah keropos," ujar Dimas dalam keterangannya.
Rumah tersebut milik warga bernama Muhammad Yasin Bahri yang di dalamnya dihuni oleh 1 kepala keluarga atau dua orang dan bagian yang ambruk bagian atapnya.
"Kemudian tembok kamar mandinya juga ambruk, personel sudah assesmen, rumahnya kini dalam keadaan tidak layak huni," jelas Dimas.
Penghuni disebut Dimas membutuhkan hunian sementara (huntara) dan ia berharap informasi ini dapat segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.
Kejadian serupa juga melanda rumah warga yang tinggal di Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Atap rumah warga di Babakan Pasar tersebut ambruk.
"Tembok bagian ruang tamu juga ikut ambruk, kami juga sudah melakukan assessment ke lokasi kejadian," jelas Dimas.
Rumah yang ambruk dihuni oleh dua kepala keluarga atau tiga orang dan mereka juga disebut membutuhkan huntara karena rumahnya sudah tidak layak huni.
Dimas menghimbau kepada seluruh warga Kota Bogor untuk waspada, apalagi cuaca kerap tidak menentu dan kondisi ini berpotensi menimbulkan kejadian yang tidak terduga.
“Cuaca saat ini tidak menentu, mohon untuk tetap tenang dan selalu waspada serta siap siaga menghadapi potensi bencana seperti banjir, longsor, atau angin kencang,” pungkasnya (bay)
Editor : Eka Rahmawati