Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dukung Proyek Strategis Nasional, Area Pedestrian di Jalan Sumeru Kota Bogor Bakal Ditata Ulang

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 24 Februari 2026 | 12:50 WIB

Kondisi terkini di area pedestrian Jalan Sumeru Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Kondisi terkini di area pedestrian Jalan Sumeru Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Area pedestrian di Jalan Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor bakal ditata ulang. Ini menjadi upaya Pemkot Bogor dalam mendukung proyek nasional di sekitar lokasi tersebut.

Pantauan di lokasi, area pedestrian di Jalan Sumeru tampak kumuh. Banyak bangunan yang digunakan untuk aktifitas jual beli. Mulai dari warung makanan hingga tanaman.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan penataan ulang area pedestrian Jalan Semeru merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Pemerintah Kota Bogor akan melaksanakan penataan pedestrian dan taman-taman sepanjang Jalan Sumeru sampai dengan ke RSUD,” ungkap Dedie.

Dedie mengatakan rencana ini sudah ia sampaikan saat beraudiensi dengan pengelola proyek. Pemerintah wilayah diminta untuk segera mengeksekusi rencana tersebut.

Penataan area pedestrian Jalan Semeru dipandang Dedie sangat penting. Sebab proyek nasional yang saat ini tengah berlangsung berhubungan langsung dengan fasilitas kesehatan.

Pertama pemerintah pusat tengah membangun gedung genebank, atau bank data. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2027 mendatang.

Berikutnya pemerintah pusat juga akann membangun rumah sakit pendidikan IPB. Lokasinya, sama-sama di komplek Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM).

“Jadi ini akan kita tata ulang, begitu selesai pedestrian beres, rumah sakit pendidikan beres, genebank juga beres. Satu komplek RSMM akan menjadi pusat kesehatan jiwa nasional,” terang Dedie.

Bangunan genebank sendiri direncanakan bakal menjulang hingga 7 lantai. Di dalamya akan ada laboratorium khusus untuk menyimpan segala spesimen.

Bangunananya 7 lantai, nanti akan ada fasilitas repesitory atau gudang spesimen dan juga beberapa laboratorium khususnya genomik," kata, Kepala Balai Besar Biomedis dan Genomika, Indri Rooslamiata.

Indri menjelaskan keberadaan genebank sendiri sangat penting. Fasilitas ini bisa digunakan untuk menyimpan spesiman manusia, salah satunya darah urin.

"Dengan adanya peta genetik harapannya bisa mendukung program pemerintah untuk memberikan pelayanan kedokteran presisi," terangnya.

Genbank ini juga berfungsi untuk menidentifikasi penyakit. Sehingga kedepan dapat bisa mengurangi efek sampingg obat.

Baca Juga: Masih Ingat dengan Kasus KDRT Gamers Kota Depok yang Bikin Istrinya Buta? Begini Update Kasusnya

"Karena dosis oabatnya juga tepat. Semua ini akan berdampak unruk layanan kesehatan yang murah juga untuk masyaraka," ucap Indri.

Fasilitas ini dinilai bermnafaat juga untuk konservasi kenakegaragaman hayati. Apalagi Indonesia sangat kaya pada sektor itu.

Direktur Utama RSMM dr Nova Riyanti Yusuf mengatakan proyek ini sudah dikomunikasikan ke Pemkot Bogor sejak tahun 2024 silam.

"Jadi memang ini sudah perencanaam yang dibahas lama namun dan ini big project yang sangat penting. Kami sudah komunkasi ini sejak tahun 2024," ucapnya.

Bagi Nova, bank data merupakan upaya transformasi dibidang kesehatan. RSMM disebut bakal menjadi HUB untuk penelitian dan layanan yang berhubungan dengan genomik.

"Kita bisa mengetahui apakah obatnya sudah tepat atau belum, apakah ada efek samping atau tidak jadi ini lauar biasauntuk merubah midnset para dokter," pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#jalan semeru #pemkot bogor #pedestrian