Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rencana Rerouting Angkot ke Pasar Jambu Dua Kota Bogor Tersendat, Dishub Masih Lobi Sopir

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 3 April 2026 | 16:32 WIB
Suasana Pasar Jambu Dua, Kota Bogor. Pemkot akan melakukan rerouting angkot masuk ke pasar tersebut. Foto: Hendi/Radar Bogor
Suasana Pasar Jambu Dua, Kota Bogor. Pemkot akan melakukan rerouting angkot masuk ke pasar tersebut. Foto: Hendi/Radar Bogor

RADAR BOGOR - Rencana rerouting angkot ke Pasar Jambu Dua Kota Bogor belum optimal, sampai saat ini baru trayek 08 AKDP yang diarahkan masuk ke pusat perbelanjaan tradisional itu.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan rerouting angkot tidak bisa tergesa-gesa, perlu pendekatan intensif kepada para sopir.

“Saya masih pendekatan dengan Organda, tidak bisa buru-buru, rerouting itu tidak mudah, perlu ada pendekatan humanis,” ujar Sujatmiko kepada Radar Bogor Jumat, 3 April 2026.

Baca Juga: Macan Tutul Masuk ke Permukiman Warga Gunung Mas Puncak Bogor, Dievakuasi BKSDA dan TSI

Sujatmiko menjelaskan masuknya trayek 08 AKDP ke Pasar Jambu Dua sudah cukup, sebab jumlah armada pada trayek ini terbilang cukup banyak ketimbang yang lain.

“Yang sudah masuk kan baru 08, itu paling banyak, mereka masuk semua udah cukup,” terang Sujatmiko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Bogor, jumlah angkot trayek 08 AKDP sendiri berkisar diangka 500 armada. Sujatmiko khawatir jika ditambah trayek lain justru bikin macet.

Kalaupun mau mengakomodir trayek lain untuk masuk ke Pasar Jambu Dua diperlukan fasilitas penunjang, salah satunya semacam terminal angkot.

Baca Juga: Bobibos asal Bogor Ubah Limbah Jadi Cuan, Mulyadi: Petani Berpeluang Dapat Penghasilan Tambahan

“Di situ kan belum ada terminal, kalau masuk semua nanti malah macet, mau buat terminal lahannya dimana kan tidak ada disitu,” kata Sujatmiko.

Untuk diketahui, rerouting angkot ini jadi salah satu aspirasi pedagang Pasar Jambu Dua, keberadaan transportasi umum dipandang mampu untuk mendongkrak daya beli.

“Jadi permintaan temen-temen pedagang yang lain yaitu angkot masuk ke pasar supaya pasar lebih ramai,” ujar Direktur Utama PPJ Jenal Abidin dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Pasar Jambu Dua sendiri jadi salah satu titik relokasi PKL yang kena gusur di Pasar Bogor dan saat ini sudah ada 254 pedagang yang membooking lapak serta 8 sudah berjualan.

“Data yang kami terima ada 254 PKL yang mau masuk, sampai hari ini tadi komunikasi jumlah yang sudah menempati losnya ada 8 pedagang,” jelas Jenal.

Para pedagang didominasi oleh penjual sayur dan buah, mereka biasa berjualan saat malam hari mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #rerouting #angkot #Pasar Jambu Dua