RADAR BOGOR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bogor pada Sabtu 4 April 2026 siang memicu banjir dan longsor di sejumlah titik. Bahkan, hanya dalam waktu beberapa menit, genangan air sudah muncul di sejumlah ruas jalan.
Salah satunya terjadi di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal. Ruas jalan di wilayah tersebut langsung tergenang tak lama setelah hujan turun dengan intensitas tinggi.
Banjir lintasan juga terpantau menggenangi sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Sholeh Iskandar, Jalan Ahmad Yani, hingga kawasan Simpang Jambu Dua. Kondisi ini sempat mengganggu arus lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.
Tak hanya itu, kawasan Yasmin yang selama ini dikenal jarang terdampak banjir juga ikut tergenang. Salah seorang warga menyebut, genangan kali ini menjadi yang tertinggi selama 14 tahun dirinya tinggal di lokasi tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan banjir lintasan juga terjadi di wilayah Mekarwangi. Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh kapasitas saluran air yang terbatas serta tingginya intensitas hujan.
“Kalau di beberapa ruas jalan lebih ke kondisi saluran, ditambah intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama,” ujarnya.
Selain banjir lintasan, hujan deras juga memicu terjadinya tanah longsor di sejumlah titik. Sebagian besar kejadian berada di wilayah barat Kota Bogor.
“Untuk longsor ada di wilayah Cibadak, Semplak, dan Margajaya. Saat ini tim masih melakukan asesmen di lapangan,” tambahnya.
Petugas BPBD bersama tim gabungan saat ini masih melakukan penanganan dan pendataan dampak yang ditimbulkan.
Dimas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon serta segera melaporkan jika terjadi kejadian darurat di lingkungan masing-masing.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Kota dan Kabupaten Bogor akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada akhir pekan ini.
Hujan diprediksi masih akan terjadi hingga Minggu (5/4/2026). Warga yang beraktivitas di luar rumah, termasuk pengendara, diminta untuk lebih berhati-hati serta mengantisipasi potensi genangan maupun bencana hidrometeorologi lainnya. (uma)
Editor : Eka Rahmawati