Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tak Sekadar Perayaan, Pemuda Katolik Bogor Barat Kota Bogor Sebut Paskah Harus Jadi Momentum Aksi Nyata

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 4 April 2026 | 22:12 WIB
Ludgerus Mashur Basana Manik selaku Ketua Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang (Komac) Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor. (Dok. Ludgerus Mashur Basana Manik)
Ludgerus Mashur Basana Manik selaku Ketua Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang (Komac) Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor. (Dok. Ludgerus Mashur Basana Manik)

RADAR BOGOR – Paskah tidak seharusnya berhenti sebagai perayaan liturgis tahunan, momentum kebangkitan Kristus didorong menjadi aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda termasuk di Kota Bogor.

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang (Komac) Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor Ludgerus Mashur Basana Manik, menegaskan Paskah adalah panggilan untuk bergerak dan bertindak, bukan sekadar dirayakan secara seremonial.

“Paskah bukan hanya seremoni iman, tetapi momentum untuk bangkit dan bertindak. Kebangkitan Kristus harus diterjemahkan dalam keberanian untuk berubah dan memberi dampak nyata,” ujarnya.

Baca Juga: Arus Balik Wisatawan Diprediksi Padati Kawasan Puncak Bogor pada Hari Terakhir Long Weekend Paskah, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Situasional

Ia menilai, generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari krisis identitas, tekanan sosial, hingga kecenderungan hidup dalam zona nyaman tanpa arah yang jelas. Di sisi lain, arus digitalisasi yang masif turut memengaruhi pola pikir dan gaya hidup kaum muda.

Menurut Ludgerus, kondisi tersebut membuat generasi muda kerap menjauh dari nilai refleksi dan kedalaman makna hidup. Karena itu, menurutnya momentum Paskah menjadi waktu yang tepat untuk kembali menata arah kehidupan.

“Paskah mengajak kita untuk berani melihat ke dalam diri. Apa yang perlu dibangkitkan—apakah semangat yang mulai padam, iman yang goyah, atau mimpi yang tertunda,” katanya.

Baca Juga: Melintas Jembatan Cirahong Gratis, Pelaku Dugaan Pungli bakal Ditindak, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Ujungnya Pidana

Dalam konteks wilayah Bogor Barat, ia menyebut dinamika sosial masyarakat perkotaan menjadi tantangan tersendiri. Kepadatan penduduk, kesenjangan sosial, hingga pengaruh lingkungan menuntut peran aktif generasi muda.

Namun demikian, ia juga melihat adanya potensi besar dari energi dan kreativitas pemuda yang bisa menjadi kekuatan perubahan di tengah masyarakat.

“Bogor Barat memiliki tantangan yang nyata, tetapi juga harapan yang besar. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku perubahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ludgerus menekankan makna kebangkitan Kristus tidak hanya bersifat personal, tetapi juga memiliki dimensi sosial. Semangat Paskah, kata dia, harus mendorong kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar.

Ia mengajak kaum muda Katolik untuk mulai menghadirkan perubahan melalui langkah-langkah konkret. Mulai dari membangun relasi yang sehat, memperkuat kehidupan doa, hingga terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan pelayanan.

Selain itu, ia juga mendorong penguatan solidaritas lintas iman serta inisiatif di bidang ekonomi dan lingkungan sebagai bentuk nyata penghayatan iman dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjadi muda dan Katolik berarti memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan peduli. Kita dipanggil untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil, inklusif, dan penuh kasih,” ucapnya.

Baca Juga: Berlaku Setiap Hari Jumat, ASN di Kota Bogor Mulai WFH 10 April 2026

Di tengah perkembangan zaman, ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas dan refleksi pribadi sebagai bagian dari proses kebangkitan.

Pada akhirnya, Ludgerus mengajak generasi muda untuk tidak hanya merayakan Paskah, tetapi sungguh menghidupinya dalam tindakan nyata.

“Paskah adalah tentang hidup baru. Ketika kaum muda berani bangkit, mereka tidak hanya mengubah diri sendiri, tetapi juga menjadi terang bagi lingkungan sekitarnya,” tutupnya.(uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #Pemuda katolik #Bogor Barat #paskah