Siswa Kota Bogor Jalani TKA 2026! Sempat Cemas Hingga Menangis, Soal Ternyata Lebih Mudah dari Perkiraan

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Selasa, 7 April 2026 | 12:59 WIB
Siswa SMPN 5 Kota Bogor yang tengah bersiap melaksanakan TKA. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)
Siswa SMPN 5 Kota Bogor yang tengah bersiap melaksanakan TKA. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Para siswa di Kota Bogor melaksanakan Tes Kemampuan Akademik atau TKA Selasa 7 April 2026 siang. 

Meski sempat menimbulkan kecemasan, sejumlah siswa di Kota Bogor justru menilai TKA tidak sesulit seperti yang dibayangkan.

Siswi SMPN 5 Kota Bogor, Cantika Anindya Larasati, mengaku sempat merasa sangat takut bahkan hingga menangis sehari sebelum pelaksanaan TKA. Namun, persepsinya berubah setelah mengerjakan soal.

Baca Juga: Golden Moment Bansos April 2026, Batas Pengajuan Sanggah Data KPM dan Percepatan Pencairan Bantuan Tahap 2

“Sebenarnya nggak semenakutkan itu. Aku sempat nangis H-1, tapi pas ngerjain ternyata masih lumayan bisa dibilang gampang,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan utama dalam TKA justru terletak pada pengelolaan waktu. Ia menyarankan peserta untuk tidak terpaku pada satu soal terlalu lama.

“Jangan terlalu fokus ke satu soal. Pokoknya di-skip saja, cari soal yang bisa dikerjakan cepat supaya nggak buang waktu,” katanya.

Baca Juga: Update Bansos 7 April 2026, Distribusi Bantuan Pangan Beras dan Minyak hingga Pencairan Susulan Tahap 1

Cantika juga menyoroti mata pelajaran Bahasa Indonesia yang dinilainya membutuhkan ketelitian tinggi. Ia menyebut beberapa pilihan jawaban kerap terlihat sama-sama masuk akal.

“Kita harus benar-benar teliti bacanya. Kadang jawabannya itu ada beberapa yang masih masuk akal,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterbatasan waktu menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan TKA.

Baca Juga: ASN DKI Jakarta Pakai Mobil Dinas untuk Konten di Kawasan Puncak Bogor, Gubernur Pastikan Sanksi

“Sebenarnya nggak ada yang susah, cuman waktunya aja sih yang menurut aku kurang,” tambahnya.

Hal senada disampaikan siswa lainnya, Kiran Lakhsamana. Ia mengaku sempat diliputi rasa cemas sebelum ujian karena membayangkan tingkat kesulitan soal.

“Sebelum TKA itu lumayan deg-degan, takut susah banget,” ujarnya saat ditemui Radar Bogor di SMPN 5 Kota Bogor. 

Dalam pelaksanaannya, Kiran menjelaskan setiap mata pelajaran terdiri dari 30 soal dengan dua jenis, yakni pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks.

Baca Juga: ASN Gunakan Mobil Dinas DKI Jakarta Pakai Pelat Putih di Puncak Bogor, Ternyata Ini Alasannya

Menurutnya, mata pelajaran Matematika menjadi yang paling menantang karena membutuhkan fokus tinggi dalam waktu terbatas.

“Yang paling susah jelas Matematika, karena saya harus benar-benar fokus dan kejar waktu,” katanya.

Untuk menghadapi TKA, Kiran mengaku telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari mengikuti les privat hingga belajar mandiri.

Baca Juga: Catat Baik-baik! 5 Larangan Keras Penggunaan Dana Bansos yang Menyimpang, Pastikan Bantuan Diterima oleh KPM Terdata

Namun, sehari sebelum ujian ia memilih untuk tidak belajar guna menjaga kondisi mental. “H-1 saya sudah nggak belajar, lebih ke kumpulin tenaga dan mental,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 5 Kota Bogor, Wiwi Widya, mengatakan TKA merupakan program baru yang tengah diterapkan dan berpotensi menjadi bagian penting dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

“Kemungkinan besar nilai TKA ini akan diperhitungkan. Kabarnya sekitar 60 persen, sementara nilai rapor 40 persen, meski juknisnya belum keluar,” ujarnya.

Baca Juga: Buruan Daftar! BSI Scholarship 2026 Sediakan UKT Full dan Uang Saku untuk Pelajar Maupun Mahasiswa

Ia menjelaskan, TKA juga terintegrasi dengan Asesmen Nasional, termasuk adanya survei karakter dan lingkungan belajar yang harus diisi siswa.

Dari sisi materi, Wiwi menyebut soal TKA dirancang berbasis literasi dan numerasi, sehingga tidak hanya mengandalkan hafalan rumus.

“Matematika itu tidak sekadar hitungan. Ada bacaan, lalu siswa harus menganalisis dan menentukan jawaban. Jadi logikanya harus jalan,” jelasnya.

Pelaksanaan TKA di SMPN 5 Kota Bogor dibagi dalam tiga gelombang dengan dua sesi setiap harinya. Dalam satu sesi, sekitar 80 siswa mengikuti ujian di empat ruang komputer.

Baca Juga: Kabar Baik Penyaluran Bansos BLT Dana Desa Triwulan I 2026 Mulai Cair, Ini Daftar Daerahnya

“Sesi pertama mulai pukul 07.00, siswa sudah harus hadir pukul 06.30. Sesi kedua pukul 09.15,” paparnya.

Wiwi berharap, TKA yang tengah dihadapi oleh para siswanya mendapatkan hasil yang maksimal. Usaha yang telah dilakukan diharap tidak sia-sia.

“Saya yakin anak-anak sudah berusaha semaksimal mungkin. Di tambah persiapan yang kita lakukan cukup matang. Jadi semoga hasilnya maksimal,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
tka siswa SMPN 5 Kota Bogor