RADAR BOGOR - Aksi ganjal ATM diduga terjadi di mini market Perumahan Bogor Nirwan Residence (BNR) Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor yang mana pelaku pura-pura membantu warga yang terkendala viral di media sosial
Kapolsek Bogor Selatan AKP Sonson membenarkan infomasi ini dan mengatakan aksi ganjal ATM sebetulnya terjadi pada akhir Maret 2026 lalu.
“Cuma baru viral rekaman CCTV-nya, kemarin dia bikin keterangan hilang dulu, lalu dia buat laporan polisi hari ini,” kata AKP Sonson, Selasa, 7 April 2026.
Berdasarkan rekaman CCTV aksi ini diduga dilakukan oleh tiga pelaku, satu di antaranya berpura-pura membantu warga korban yang kesulitan saat mengambil uang.
“Korbannya orang Ciomas, saat itu dia mau ambil uang terus macet, tiba-tiba ada orang datang mau membantu,” ujar Sonson kepada Radar Bogor.
Pada saat itu terduga pelaku meminta kartu ATM milik korban dan di saat korban lengah, ia kemudian menukar kartu ATM milik korban dengan miliknya.
“Korban tidak sadar, kartu ATM-nya sama dengan miliknya setelah itu karena masih tidak bisa korban akhirnya pulang,” terang Sonson.
Beberapa hari kemudian, korban baru sadar kalau saldo di ATM-nya semakin berkurang, ia awalnya tidak sadar kalau kartu ATM nya diduga sudah ditukar dengan pelaku.
“Kalau informasi awal isi saldonya Rp12 juta, cuma kita belum tahu fix-nya berapa karena besok korban mau print out ATM nya ke BCA,” ujar Sonson.
Hingga saat ini polis masih mendalami dugaan aksi ganjal ATM dan Sonson tengah mencari rekaman CCTV lebih lengkap untuk mendapatkan informasi lebih konkret.
“Ini sedang kami tangani, besok kami mau datang ke mini marketnya untuk melihat rekaman CCTV, intinya kami sedang dalami,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati