RADAR BOGOR – Rencana pembangunan SMAN 11 Kota Bogor di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal mulai memasuki tahap awal.
Meski pembangunan fisik dijadwalkan pada akhir 2026 dan rampung 2027 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, SMAN 11 Kota Bogor dipastikan sudah mulai menerima siswa baru tahun ini.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan, SMAN 11 akan membuka tiga rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2026.
Baca Juga: Perluas Jangkauan Pembacanya, Novel Laut Bercerita Kini Hadir dalam Terjemahan Bahasa Thailand
“SMAN 11 sudah menerima siswa baru tahun ini, ada tiga rombel,” ujar Dedie saat Musrenbang Kota Bogor, Rabu 8 April 2026.
Namun, karena pembangunan gedung belum dimulai, para siswa yang diterima akan menjalani kegiatan belajar mengajar sementara di SMAN 2 Kota Bogor. “Untuk sementara dititipkan di SMAN 2,” jelasnya.
Di sisi lain, Dedie juga menyoroti kondisi lahan yang akan digunakan untuk pembangunan SMAN 11 di Kayumanis. Ia menyebut, saat ini kawasan tersebut masih dipenuhi pedagang kaki lima (PKL).
Pemerintah Kota Bogor pun meminta lurah setempat segera melakukan penertiban dengan memberikan peringatan bertahap kepada para PKL.
“Lokasi masih banyak PKL. Lurah diminta segera memberi peringatan, dari peringatan satu sampai tiga, agar mereka bisa pindah,” tegasnya.
Pembangunan SMAN 11 diharapkan dapat menambah daya tampung sekolah negeri di Kota Bogor, khususnya di wilayah Tanah Sareal yang selama ini masih terbatas. (uma)
Editor : Yosep Awaludin