Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pelaksanaan WFH di Kota Bogor Belum Optimal, ASN Terkendala Masalah Ini

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 13 April 2026 | 09:10 WIB
Ilustrasi, ASN di Kota Bogor mulai menjalani WFH pada Jumat, 10 April 2026. (Hendi Novian/Radar Bogor)
Ilustrasi, ASN di Kota Bogor mulai menjalani WFH pada Jumat, 10 April 2026. (Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pelaksanaan Work From Home atau WFH di Kota Bogor belum optimal. Sejumlah ASN terkendala absensi berbasis digital.

Kepala BKPSDM Kota Bogor, Dani Rahadian mengatakan kendala absensi saat WFH itu disebabkan sinyal di rumah masing-masing ASN tidak kuat. Sehingga aksesnya kerap kali terpental.

“Jadi banyak kendala, di lokasi rumahnya kurang bagus, bukan berarti mereka (ASN) absen,” kata Dani pada Radar Bogor, Senin 13 April 2026.

Baca Juga: Bansos Tahap Kedua April 2026 Mulai Cair, Total Rp76,6 Miliar Disalurkan untuk PKH, BPNT dan Korban Bencana

Tidak hanya itu, para ASN juga kerap kali salah saat melakukan absensi. Dani menyebut masalah ini disebabkan admin OPD yang belum menginput alamat rumah.

“Iya di sistem kami, absennya harus menyantumkan alamat rumah yang bersangkutan. Jadi ada beberapa yang ga bisa absen,” jelas Dani.

ASN yang terkendala absensi saat WFH kemamarin wajib lapor ke admin masing-masing OPD. Mereka akan mendapat penyesuaian.

Baca Juga: Segera Daftar! SMA YPHB Kota Bogor Buka SPMB Tahun Ajaran 2026-2027, Usung Pendidikan Islami dan Berbasis Teknologi

“Yang terkendala, lapor ke admin absensi OPD nya, nanti ada penyesuaian absen. Insya allah ini akan kami perbaiki,” terang Dani dikonfirmasi lebih lanjut.

Dani tidak menghitung berapa jumlah pasti ASN yang terkendala absensi. Pihaknya hanya mencontohkan sejumlah OPD yang mengalami nasib serupa.

“Contohnya BKPSDM sendiri, Dinas Tenaga Kerja, Sekretariat Daerah dan Kesbangpol. Kendalanya itu tadi salah penentuan titik kordinat,” ujar Dani.

Baca Juga: SMAN 2 Kota Bogor Juara LCC Empat Pilar 2026, Siap Harumkan Jawa Barat di Tingkat Nasional

Di Kota Bogor sendiri 1.054 ASN yang melaksanakan WFH. Angka ini merupakan 9 persen dari seluruh jumlah pegawai yang mencapai 11 ribu orang.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim juga mengakui pelaksanaan WFH ini bukanlah hal yang mudah. Sebab semuanya mestu didukung sistem yang berbasis digital.

“Jadi koordinat si ASN yang sedang melaksanakan WFH harus bisa dipastikan betul-betul bahwa yang bersangkutan melaksanakan WFH dari rumah,” terangnya.

Selama WFH ASN memang diwajibkan absensi sebanyak tiga kali. Pertama saat dipagi hari, kemudian siang hari dan terakhir sore ketika hendak pulang. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #asn #wfh