Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gedung SMAN 11 Kota Bogor Belum Bisa Dibangun Full, Pemerintah Baru Sanggup 4 Ruang Kelas

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 13 April 2026 | 10:38 WIB
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat meninjau calon lokasi SMAN 11 Kota Bogor di Kayu Manis. (Foto : Dzikry/Radar Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat meninjau calon lokasi SMAN 11 Kota Bogor di Kayu Manis. (Foto : Dzikry/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pembangunan SMAN 11 Kota Bogor belum bisa direalisasikan secara penuh. Pemerintah baru mampu membangun gedung untuk empat ruang kelas saja.

Berbagai persiapan pembangunan sudah dilakukan. Teranyar Wali Kota Bogor, Dedie Rachim bersama Pemprov Jabar meninjau calon lokasi SMAN 11 Kota Bogor, Senin 13 April 2026.

Calon lokasi SMAN 11 Kota Bogor berada di Kelurahan Kayu Manis. Luas lahannya lebih kurang 6.000 meter persegi. Pembangunan dilakukan oleh Pemprov Jabar. 

Baca Juga: Ada Saldo Bansos Cair Rp600 Ribu di KKS Bank Ini tapi Bukan Alokasi Tahap 2, KPM Harus Gercep Lakukan Langkah Berikut

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Erwin Aulia Rachman mengatakan pembangunan SMAN 11 Kota Bogor sendiri menelan anggaran hingga Rp7 miliar.

“Tetapi, kita belum bisa membangun kelas penuh. Insyaallah dibangun tiga atau empat kelas sebagai awalan,” jelas Erwin pada awak media.

Pembangunan kontruksi SMAN 11 Kota Bogor akan dimulai pada bulan Juni mendatang. Namun calon siswanya sudah bisa mendaftar pada SPMB tahun ini.

Baca Juga: Manchester City Hajar Chelsea 3-0, Jarak dengan Arsenal di Puncak Klasemen Kian Tipis

Selama proses pembangunan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dialihkan ke gedung SMAN 2 Kota Bogor. Namun titik pendaftaran SPMB tetap di Kayu Manis.

“Sehingga masyarakat di Kayu Manis ini bisa mendaftar melalui jalur domisili,” kata Erwin saat ditemui Radar Bogor di calon lokasi SMAN 11 Kota Bogor.

Saat SPMB berlangsung, Pemprov Jabar berencana bekerja sama dengan pengurus wilayah setempat untuk titik pendafataran. Sehingga lokasinya tetap representatif.

Baca Juga: Terungkap! Seorang ASN Jual Sabu karena Dijanjikan Bisa Pakai Narkoba Gratis

“Mungkin nanti kita cari tempat yang representatif. Bisa bekerja sama dengan Pak Camat atau Pak Lurah Kayu Manis untuk tempat pendaftaran,” terang Erwin.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan pembangunan SMAN 11 Kota Bogor membutuhkan waktu 8 hingga 10 bulan kedepan.

“Jadi artinya, nanti siswa yang penerimaan tahun 2026 dititipkan sementara di SMA Negeri 2 Kota Bogor,” ucap Dedie.

Dinas Perhubungan diminta untuk segera menyiapkan rencana lalu lintas yang lebih representatif menuju SMAN 11 Kota Bogor. Mengingat lokasinya berdekatan dengan SD,

Baca Juga: Sinyal Bahaya! 14 Laga Tanpa Kemenangan, Tottenham Hotspur Terancam Degradasi 

“Termasuk juga saluran drainase, kemudian juga pedestrian, dan titik-titik yang mungkin selama ini belum diperhatikan,” ujar Dedie dikonfirmasi lebih lanjut.

Dedie menegaskan masih banyak lapak PKL yang merusak pemandangan. Termasuk sampah berserakan di dekat calon lokasi SMAN 11 Kota Bogor.

“Camat ayo mulai ini. Ini nanti PKL lapak-lapak diatur di mana yang representatif atau memang untuk sementara dikosongkan selama pembangunan,” ucap Dedie.

Baca Juga: Realisasi Bansos April 2026: Pemerintah Kucurkan Rp76,6 Miliar untuk Bantuan Adaptif dan Percepatan Reguler

Jika gedung SMAN 11 Kota Bogor sudah rampung dibangun, pemerintah berencana akan menggandeng PKL untuk masuk ke kantin sekolah.

“Iya kalau memungkinkan begitu, barangkali bisa ditampung di kantin sekolah yang baru nanti, semoga semuanya berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#SMAN 11 Kota Bogor #Dedie Rachim #kayu manis