RADAR BOGOR - Lomba Bogorku Bersih bakal kembali digelar pada tahun 2026 ini dan digadang-gadang menjadi jembatan menuju Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bogor.
Berbagai persiapan terus dilakukan oleh panitia Bogorku Bersih, teranyar mereka baru melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi Senin, 13 April 2026.
“Barusan saya sudah menerima panitia dari Radar Bogor terkait dengan persiapan Bogorku Bersih. Mudah mudahan Bogorku Bersih kali ini lebih baik dari sebelumnya,” ujar Denny kepada Radar Bogor.
Bogorku Bersih disebut Denny selaras dengan program Pemkot Bogor yang akan mengubah sampah menjadi energi listrik. Ia berbarap panitia bisa ikut mensosialisasikan.
Baca Juga: Status RSUD Kota Bogor Berubah dari OPD Jadi UOBK Mulai 2027, Apa yang Berbeda?
“Ini mudah-mudahan menjadi bahan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam proses pelaksnakaan PSEL, jadi ada satu pola pengelolaan sampah jadi listrik,” terang Denny.
Denny mengajak kepada seluruh pimpinan wilayah untuk daftar menjadi peserta, para lurah diminta untuk ikut mensosialisasikan terkait pelaksanaan Bogorku Bersih ini.
“Yang belum mendaftar kami mengimbau kepada Pak Lurah agar membantu terkait proses pendaftaran bagi masyarakat di wilayah permukiman, kita akan pantau terus dengan Pak Asisten,” ujarnya.
Penanggung Jawab Bogorku Bersih, Benny Irawan mengatakan hingga akhir bulan Maret kemarin sudah ada 44 peserta yang mendaftar kategori permukiman.
Namun angka ini masih jauh dari yang diharapkan, semakin banyak peserta yang mendaftar maka akan lebih banyak pula elemen masyarakat yang memahami pentingnya pengelolaan sampah.
“Karena ini kami ini bukan sekedar lomba, tapi ada juga pembinannya, termasuk nanti akan dikemas kaya semacam workshop, materinya ada pemilhan sampah atau soal biopori,” bebernya.
Ada dua opsi waktu kick of Bogorku Bersih 2026, pertama pada Mei mendatang dan yang kedua bertepatan dengan Hari Jadi Bogor (HJB) pada bulan Juni.
“Untuk pelaksanannya sampai November jadi rentetannya selama enam bulan, termasuk rencana kegiatan worksop tadi,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati