Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

GOR Pajajaran Disulap Jadi Kawasan Olahraga Terpadu, Lelang Rp51 Miliar Segera Digelar

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 14 April 2026 | 13:45 WIB
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat meninjau GOR Pajajaran. (Foto: Fikri/Radar Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat meninjau GOR Pajajaran. (Foto: Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Pengembangan GOR Pajajaran menjadi kawasan olahraga terpadu mulai memasuki tahap lanjutan.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menargetkan lelang tahap kedua proyek pengembangan GOR Pajajaran senilai hampir Rp51 miliar digelar pada akhir April 2026.

Untuk memastikan kesiapan itu, Dedie meninjau Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Selasa 14 April 2026.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor, Berkas Sudah Dilimpahkan Inspektorat ke Polres Bogor

Ia mengecek langsung kesiapan administrasi hingga teknis sebelum proses lelang pengembangan GOR Pajajaran dimulai.

Menurutnya, jeda waktu dari tahap pembangunan sebelumnya harus dimanfaatkan untuk mematangkan perencanaan.

Dengan persiapan yang lebih baik, hasil pembangunan diharapkan bisa lebih optimal dan fungsional.

Baca Juga: Bikin Bangga! Dua Siswi SMAN 3 Kota Bogor Ini Lolos Seleksi Proposal OPSI 2026, Siap Melaju ke Tahap Berikutnya

“Insyaallah akhir bulan ini lelang tahap kedua bisa dilaksanakan. Nilainya kurang lebih Rp51 miliar,” ujarnya.

Selain pembangunan stadion, Dedie juga menyoroti pentingnya fasilitas penunjang.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas stadion harus dibarengi dengan penyediaan sarana pendukung, terutama area parkir yang memadai.

Baca Juga: Mengenal Nabil, Pelukis Muda Difabel yang Karyanya Menarik Perhatian Istri Wali Kota Bogor

Ke depan, stadion akan dilengkapi lintasan atletik serta fasilitas olahraga lainnya yang lebih representatif.

Hal itu diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghidupkan kawasan GOR Pajajaran.

Pemkot Bogor juga menyiapkan pengembangan kawasan dengan menghadirkan fasilitas pendukung seperti pusat kuliner, toko cinderamata, hingga penyedia perlengkapan olahraga.

“Kalau satu kawasan sudah lengkap, harus ada sarana pendukung seperti kuliner dan toko olahraga. Konsepnya sudah ada, tinggal kita implementasikan,” tambahnya.

Baca Juga: Pintu Kemensos Terbuka Lebar untuk Kanal Pengaduan Bansos, Masyarakat Bisa Lapor Jika Belum Terdaftar

Sebelumnya, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menyebut pengembangan kawasan GOR tidak hanya fokus pada infrastruktur olahraga. Pihaknya juga mulai menyiapkan penguatan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan.

Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni pembenahan sistem parkir agar lebih tertata dan profesional.

Selain itu, Dispora juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta untuk menghadirkan fasilitas komersial seperti kafe dan restoran.

Baca Juga: Klarifikasi Jadwal Pencairan Bansos April 2026 dan Pahami Sistem Graduasi Mandiri Kepesertaan

“Pertama, kita akan tingkatkan sistem parkir. Kedua, kita akan datangkan investor agar kawasan GOR bisa hidup sampai malam,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Menurut Anas, konsep tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar fasilitas olahraga daerah juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Dengan adanya ruang publik seperti kafe dan area komersial, kawasan GOR Pajajaran diharapkan tetap ramai meski aktivitas olahraga telah selesai.

Baca Juga: bank bjb Raih Penghargaan SPPA BEI 2025, Bukti Dominasi di Transaksi Repo dan Pasar Alternatif

“Kita akan bangun lebih bagus, termasuk fasilitas kafe. Harapannya masyarakat tertarik datang, baik untuk olahraga maupun sekadar bersantai,” tandasnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#olahraga #Dedie Rachim #gor pajajaran