RADAR BOGOR - Revitalisasi Terminal Baranangsiang, rencananya dilakukan tahun ini. Namun, pengelola belum mendapatkan informasi apapun terkait rencana tersebut.
Kepala Terminal Baranangsiang Moeses Lieba Ary menegaskan bahwa revitalisasi baru sekedar rumor. Belum ada arahan resmi yang diberikan.
“Rumor itu. Belum ada petunjuk dari pimpinan saya,” kata Moeses saat dihubungi Radar Bogor.
Baca Juga: Inspektorat Dalami Kasus Gadai SK Belasan Anggota Satpol PP Kota Bogor, Pelaku Terancam Sanksi Berat
Hingga saat ini, Moeses belum mengetahui pasti kapan revitalisasi Terminal Baranangsiang dilakukan. Pihaknya memilih untuk menungu arahan saja.
“Sampai saat ini belum ada petunjuk terkait hal itu,” terang Moeses saat ditanya terkait rencana, waktu pelaksanaan revitalisasi Terminal Baranangsiang.
Pantauan di lokasi, Rabu 14 April 2026 aktivitas di Terminal Baranangsiang sendiri terpantau normal. Deretan bus tampak antre sembari menunggu penumpang.
Warga pun terlihat masih berlalu lalang seperti pada umumnya. Belum ada tanda-tanda pembangunan apapun di Terminal Baranangsiang.
Sementara kondisi lingkungan sekitarnya terlihat cukup kumuh. Deretan bangunan tua masih dipertahankan. Akses jalan pun banyak yang rusak.
Aspal jalan mengelupas. Tidak sedikit pula yang sudah berlubang. Kondisi ini terjadi di area masuk via Jalan Sambu ataupun depan exit Tol Bogor.
Baca Juga: GOR Pajajaran Disulap Jadi Kawasan Olahraga Terpadu, Lelang Rp51 Miliar Segera Digelar
Revitalisasi Terminal Baranangsiang sempat direncanakan dilakukan pada tahun ini. Hal ini dilakukan untuk memberi kenyamanan bagi penumpang.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan informasi revitalisasi Terminal Baranangsiang disampaikan langsung oleh PT PGI.
"Info dari pihak PT. PGI pemegang konsesi pengelolaan Terminal Baranangsiang akan dimulai tahun ini," kata Dedie pada Radar Bogor beberapa waktu lalu.
Terminal Baranangsiang nantinya akan menjadi sebuah kawasan yang teritegrasi. Apalagi ada wacana pengembangan transportasi seperti LRT dan Trem.
Dedie berharap Pemerintah Pusat dapat segera melaksanakan revitalisasi tersebut. Sebab Terminal Baranangsiang sendiri bukan lagi kewenangannya.
"Pemkot berharap agar Kementerian Perhubungan dapat mengakselerasi pelaksanaan revitalisasi ini," pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin