RADAR BOGOR - Proyek perpanjangan peron 6 sampai 8 di Stasiun Bogor ditargetkan rampung tiga bulan. Kondisi ini berdampak terhadap mobilitas penumpang di dalamnya.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan pihaknya sudah menata flow penumpang Stasiun Bogor. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kepadatan.
KAI disebut Karina telah membuat akses jalan penumpang sementara. Lokasinya berada di arah kanan dari pintu Barat Stasiun Bogor atau dari Jalan Kapten Muslihat.
Baca Juga: Kuliner Sunda Dibikin Lebih Kekinian, Resto Tanarasa Jadi Spot Baru di Summarecon Bogor
“Selasar yang sebelumnya digunakan sekarang kan sudah ditutup sementara sampai pengerjaan proyek peron dan jalur selesai,” jelas Karina.
Pihak KAI juga sudah menyiapkan skema lain jika penumpang tidak lagi tertampung. Mereka yang hendak keluar ke pintu Barat diarahkan menggunakan Skybridge.
“Sebagian lagi diarahkan keluar melalui pintu Timur atau arah menunu Taman Topi (Alun-Alun Kota Bogor) bisa kesana,” kata Karina, Rabu 15 April 2026.
Baca Juga: Dukung BSPS 2026, bank bjb Perkuat Pembiayaan Perumahan dan UMKM di Jawa Barat
Perpanjangan peron dan jalur 6 sampai 8 ini sebagi respon dari KAI melihat tingginya mobiltas penumpang di Stasiun Bogor. Dalam sehari ada 100.000 warga yang naik dan turun di lokasi ini.
“Dengan layanan KA sebanyak 338 KA per hari kurang lebih di Stasiun Bogor. Sehingga kami melihat memang ada kebutuhan untuk pengembangan di sisi infrastruktur,” terang Karina.
Kedepan kereta dengan gerbon 12 akan turut melintas ke Stasiun Bogor. Perjalanan ini bakal difokuskan di jalur 6 sampai 8. Kebijakan ini dinilai akan berdampak positif terhadal efektivitas angkutan.
“layanan stanformasi 12 untuk KRL ini tentunya merupakan upaya dari KAI Commuter untuk menambah kapasitas angkut bagi masyarakat yang akan bermobilitas,” ujar Karina.
Penataan infrastruktur tidak berhenti sampai disitu. KAI digaransi akan turut membangun kanopi di peron 6 sampai 8 sebagaiamana yang kerap dikeluhkan penumpang.
“Kanopi ini akan tersambung ya Pak, akan tersambung ke posisi arah selasar. Sehingga ini menjawab keluhan masyarakat terkait kebutuhan kanopi di Stasiun Bogor,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin