Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Biskita Transpakuan Bogor Catat Lonjakan Penumpang, Maret Tertinggi di 2026

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 15 April 2026 | 18:11 WIB
Armada Biskita Transpakuan sedang menunggu penumpang di Kota Bogor. Foto: Sofyansyah/Radar Bogor
Armada Biskita Transpakuan sedang menunggu penumpang di Kota Bogor. Foto: Sofyansyah/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Jumlah penumpang Biskita Transpakuan terus meningkat sejak awal 2026. Pada Maret, pengguna mencapai 239 ribu orang, naik 4 persen dibanding Februari.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Dody Wahyudin mengatakan, kenaikan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi umum, khususnya Biskita Transpakuan semakin tinggi.

“Seiring peningkatan layanan dan operasional yang konsisten, jumlah penumpang Biskita Transpakuan terus naik. Ini bukti transportasi publik mulai jadi pilihan utama warga Bogor,” ujarnya, Rabu, 15 April 2026.

Baca Juga: Lorin Syariah Hotel Sentul Hadirkan Promo SUMO, Staycation Nyaman di Bogor

Data tiga bulan terakhir menunjukkan tren yang sama. Januari tercatat 152.737 penumpang, Februari naik menjadi 229.723, dan Maret kembali meningkat hingga 239.096 penumpang.

Kenaikan jumlah penumpang juga berdampak pada pendapatan. Pada Maret 2026, pendapatan Biskita mencapai Rp936 juta dan seluruhnya disetorkan tanpa selisih.

Secara total, pendapatan Januari hingga Maret 2026 mencapai Rp2,4 miliar. Rinciannya, Januari Rp610 juta, Februari Rp918 juta, dan Maret menjadi yang tertinggi.

Baca Juga: Transparansi Terbukti, PT ASA JAYA MANDIRI Raih Opini WTP dan Tumbuh Pesat di 2025

Dari sisi rute, Koridor 2 Bubulak–Ciawi menjadi yang paling ramai dengan 101.553 penumpang. Disusul Koridor 1 Bubulak–Cidangiang sebanyak 70.483 penumpang.

Koridor 5 Ciparigi–Stasiun Bogor melayani 35.749 penumpang, sementara Koridor 6 Parung Banteng–Stasiun Bogor sebanyak 31.311 penumpang.

Untuk pembayaran, sebagian besar penumpang sudah memakai sistem non-tunai. Sebanyak 79,1 persen menggunakan kartu uang elektronik, sedangkan 20,9 persen memakai QRIS.

Baca Juga: Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Masih Berjalan, Ini Penjelasan Status dan Update Terbarunya

Dishub juga mencatat peningkatan penggunaan aplikasi Biskita. Selama Maret, aplikasi diunduh 2.555 kali di Android dan 522 kali di iOS.

“Kami pastikan sistem seperti GPS, CCTV, dan pembayaran berjalan baik agar penumpang merasa aman dan nyaman,” kata Dody.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #Transpakuan #Biskita