RADAR BOGOR - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Bogor sejak Rabu siang, 15 April 2026 mengakibatkan pohon tumbang di dua lokasi di Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan.
Peristiwa cuaca ekstrem yang paling berdampak terjadi di Jalan Lawanggintung, tepatnya di depan Asrama Pusdikzi. Sebuah pohon tumbang berukuran besar roboh dan menutup seluruh badan jalan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas.
Lurah Lawanggintung Bogor Erika Sri Wahyuni menjelaskan, bahwa petugas segera mengambil tindakan dengan mengalihkan arus lalu lintas untuk menghindari kemacetan yang lebih parah dari pohon tumbang tersebut.
Baca Juga: Gaung Budaya Lokal, Warga Sawangan Diajak Sukseskan HUT Depok ke-27
Menurutnya, pada tahap awal kendaraan diarahkan untuk berputar balik karena jalan tertutup total oleh pohon tumbang.
Meski demikian, kemacetan tidak berlangsung lama karena tim Pemadam Kebakaran (Damkar) bergerak cepat mengevakuasi pohon tersebut.
Proses pembersihan selesai dalam waktu kurang dari satu jam, sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal.
Baca Juga: Bingung Mau Ikut Seleksi CPNS atau SPPI 2026? Ini Perbedaan yang Harus Diketahui Sebelum Mendaftar
Selain di jalan utama, kejadian serupa juga terjadi di lingkungan permukiman warga, tepatnya di belakang kantor Kelurahan Lawanggintung.
Sebuah pohon alpukat tua tumbang dan sempat menghalangi akses jalan kecil yang biasa dilalui sepeda motor.
Erika memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat dua kejadian tersebut. Ia menyebut kondisi jalan yang relatif sepi saat hujan deras turut mengurangi risiko adanya korban.
Baca Juga: Lima RW Terdampak, Banjir Tegallega Bogor Tinggalkan Lumpur di Dalam Rumah
Ia juga mengingatkan bahwa wilayah Bogor Selatan masih rawan terhadap bencana, terutama saat cuaca ekstrem. Banyaknya pohon tua yang rapuh menjadi potensi bahaya yang perlu diwaspadai.
Karena itu, pihak kelurahan meminta instansi terkait segera melakukan langkah pencegahan, seperti pemangkasan ranting dan penanganan pohon yang berpotensi tumbang.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga