RADAR BOGOR – Hujan dengan intensitas sangat lebat mengguyur Kota Bogor pada Rabu, 15 April 2026 dan memicu sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah. BPBD mencatat beberapa laporan warga.
BPBD Kota Bogor menerima sedikitnya 10 laporan kejadian bencana sejak pukul 15.00 hingga 20.44 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko menjelaskan, bahwa berdasarkan data BMKG, curah hujan mencapai sekitar 100 milimeter per hari yang tergolong hujan sangat lebat dan terjadi merata di seluruh wilayah kota.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem: Atap Sekolah di Pasir Kuda Bogor Terhempas Angin, Tiga Rumah Warga Terdampak
Ia menyebutkan, hujan dengan intensitas tinggi berlangsung antara pukul 15.00 hingga 19.00 WIB dan berdampak pada munculnya genangan hingga banjir lintasan di sejumlah titik, termasuk ruas jalan protokol dan kawasan sekitar aliran sungai.
Selain itu, BPBD juga mencatat empat kejadian pohon tumbang akibat angin kencang.
Tiga di antaranya sempat mengganggu akses jalan sebelum berhasil ditangani oleh tim gabungan dan arus lalu lintas kembali normal. Satu kejadian lainnya menyebabkan kerusakan pada rumah warga.
Baca Juga: Minim Sinyal Tapi Maksimal Pengalaman, Kampung Wisata Ciwaluh Cocok untuk ‘Detox’ dari Hiruk Pikuk
Salah satu insiden yang cukup menonjol terjadi di wilayah Pasir Jaya, di mana atap bangunan sekolah terlepas dan terbawa angin hingga sekitar 30 meter sebelum menimpa rumah warga di sekitarnya.
Saat ini, petugas masih melakukan penanganan di lokasi dengan mengurangi material bangunan secara bertahap sebelum proses normalisasi dilakukan.
Akibat rangkaian kejadian tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap dengan tingkat ringan hingga sedang. Dua keluarga dilaporkan harus mengungsi sementara ke rumah kerabat.
BPBD juga memastikan akan menyiapkan langkah lanjutan jika diperlukan, termasuk opsi hunian sementara bagi warga terdampak.
Meski demikian, BPBD menegaskan bahwa tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam seluruh kejadian tersebut.
“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban jiwa maupun luka,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga