Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Begal Kembali Hantui Kota Bogor, Pemkot bakal Tambah 100 CCTV

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 16 April 2026 | 16:26 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat menyampaikan keterangan. (Fauzan/Radar Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat menyampaikan keterangan. (Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Aksi begal kembali menghantui Kota Bogor. Teranyar, warga Cikaret menjadi korban dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah baku hantam dengan pelaku. Pemerintah Kota Bogor menaruh perhatian serius terhadap insiden itu dan bakal menambah ratusan CCTV.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan penambahan CCTV sudah masuk dalam rencananya. Langkah ini akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

“Ada kami akan tambah (CCTV), tambah 100 lagi,” ujar Dedie saat ditemui Radar Bogor di Mako Korem Suryakenvana 061 pada Kamis, 16 April 2026 siang.

Baca Juga: Belum Lama Diresmikan, Jembatan Penghubung di Rumpin Bogor Ambruk, DPMD bakal Panggil Kepala Desa

Pada sebuah acara, Dedie juga sempat menyinggung terkait penambahan kamera CCTV, rencana ini dipandang selaras dengan pembangunan Command Center.

“Command Center kita meskipun sudah tersambung lebih dari 110 CCTV tapi untuk ukuran kota dengan luas 111 km persegi ini masih sangat kurang,” jelas Dedie.

Wali Kota Bogor pun berharap di setiap 50 meter titik main hall terdapat satu CCTV, kamera tersebut nantinya bisa tersambung dengan Command Center Pemkot Bogor.

Baca Juga: Viral Grup Chat Mahasiswa Diduga Bermuatan Pelecehan, IPB Turun Tangan: Investigasi Berjalan, Kampus Janji Tegas

“Jadi kalau ada kejadian kecelakaan lalu lintas, tindakan kejahatan, kriminalitas atau ketinggalan barang bisa langsung terdetek lengkap siapa dan di mana,” terang Dedie.

Dengan begitu layanan kepada masyarakat juga bisa lebih cepat dan mudah direspons dan ini menjadi bagian dari rencana penguatan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

“Ini sebuah rangkaian upaya besar yang ingin ke depan menjadikan Kota Bogor menjadi lebih tertib, bersih, disiplin Bagi masyarakatnya,” jelas Dedie.

Aparat kepolisian juga menaruh hal yang sama terhadap bahayanya aksi begal dan kini kiat gencar untuk menyisir titik-titik rawan.

Kasatreskim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi Nugroho mengatakan begal terjadi padawaktu krusial dan kerap meluncurkan aksinya dalam rentang pukul 02.00 WIB.

“Aksi pembegalan biasanya terjadi pada waktu krusial antara pukul 02.00 – 05.00 WIB, pelaku biasanya beraksi di lokasi yang gelap,” jelas Aji kepada Radar Bogor.

Baca Juga: DJP Jabar III Serahkan Tersangka Penerbit Faktur Pajak Fiktif ke Kejari Bogor

Aji mengungkapkan titik rawan begal tersebar di 6 kecamatan yang ada di Kota Bogor, pertama di wilayah Tanah Sareal.

“Di Tanah Sareal ada di kawasan Cijambu dan Salabenda yang berbatasan langsung dengan Kemang atau Parung,” jelas Aji dikonfirmasi lebih lanjut, Rabu, 15 April 2026.

Selanjutnya Kecamatan Bogor Utara, pelaku begal kerap berksi di wilayah Cimahpar, Perumahan Sekitar Katulampa dan di area Pangkalan Dua.

“Untuk Bogor Barat di Wilayah Bubulak yang berbatasan dengan Laladon dan Bogor Selatan di Jalan Tentara Pelajar dan kawasan Pamoyanan,” ujar Aji.

Tidak hanya begal, polisi juga sudah memetakan lokasi rawan pencurian motor yang mana pelaku biasanya beraksi di rentan waktu pagi menjelang siang.

“Sering terjadi di area pemukiman padat dan parkiran umum pada jam rawan seperti pukul 09.00 hingga 12.00 WIB atau saat pagi menjelang siang,” paparnya.

Titik rawan pencurian motor berada di wilayah Taman Kencana, Kecamatan Bogor Tengah, kemudian di Perumahan Yasmin, Kecamatan Bogor Barat.

“Di pusat keramaian misalnya sekitar area stasiun dan pasar tradisional yaitu Pasar Anyar dan Pasar Bogor,” pungkasnya.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #begal #cctv