RADAR BOGOR - Komplotan pengamen cilik di sekitaran Empang, Kecamatan Bogor Selatan diamankan sebab diduga kerap maksa minta uang ke warga sekitar.
Para pengamen cilik itu beranggotakan 5 orang, mereka biasa beraksi di sejumlah warung yang ada di depan Rumah Sakit Ummi di kawasan Empang, Kota Bogor.
Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Choki Irsanja menjelaskan informasi ini awalnya ia dapat dari laporan warga melalui media sosial.
“Iya, jadi ada satu warga yang sudah ngasih uang Rp10 ribu, uang tersebut dimaksudkan untuk bareng-bareng, tapi mereka minta nambah,” ujar Choki kepada Radar Bogor.
Petugas Dinas Sosial Kota Bogor langusng mendatangi lokasi kejadian dan komplotan pengamen cilik itu diamankan ke kantor untuk dilakukan penanganan.
Berdasarakan pengakuan mereka, mayoritas pengamen ini masih sekolah aktif rata-rata duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD).
“Ada juga yang sudah SMP cuma dia putus sekolah, mereka ini memang orang Empang dan satu orang itu warga Kabupaten Bogor, kami amankan juga gitarnya,” ucap Coki.
Baca Juga: Soroti Kasus Gadai SK di Satpol PP Kota Bogor, Praktisi Hukum: Berpotensi Pidana
Komplotan pengamen cilik sempat diamankan di rumah singgah Dinas Sosial Kota Bogo selama satu malam, ada hal yang membuat petugas tercengang melihat perilaku mereka.
“Jadi setelah kami kasih makan, satu orang minta izin untuk merokok, inikan sedih banget, usia sekolah,” terang Coki.
Para pengamen cilik tersebut kini sudah diantar pulang ke rumah masing-masing, tetapi Dinas Sosial Kota Bogor akan terus melakukan pemantauan.
“Mereka diamankan Minggu kemarin, Seninnya mereka nginep dan langsung kami antar pulang, mereka ngamen katanya cuma ikut-ikutan aja,” pungkasnya (bay)
Editor : Eka Rahmawati