RADAR BOGOR – Menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Grit Prospera Group bakal menghadirkan fasilitas pengembangan anak usia dini di Kota Bogor. Fasilitas bernama Gerbang Cendekia Kids Center itu berlokasi di Perumahan Cluster Grand Alifia, Kecamatan Tanah Sareal.
VP Public Affairs & Communication Grit Prospera Group, Rio Djauhari menyebut kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari kontribusi sektor swasta dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia sejak usia dini. Fasilitas ini ditujukan bagi anak usia 3 hingga 10 tahun sebagai ruang tumbuh dan pengembangan potensi.
“Bogor adalah rumah bagi ratusan ribu anak usia dini, namun fasilitas Kids Enrichment Center berkualitas masih dirasa kurang. Langkah ini adalah bentuk tanggung jawab kami pada pengembangan bangsa,” ujarnya.
Baca Juga: Siap-siap, PLN Padamkan Listrik di Bogor Barat, Ini Area dan Jamnya
Ia menambahkan, sektor swasta perlu hadir sebagai mitra nyata dalam mendukung agenda pendidikan nasional, khususnya dalam menjawab kebutuhan layanan tumbuh kembang anak di kota-kota berkembang.
Inisiatif ini hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental anak serta kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Data skrining Cek Kesehatan Gratis Kementerian Kesehatan awal 2026 menunjukkan hampir 10 persen dari tujuh juta anak yang diperiksa memiliki indikasi gangguan kesehatan jiwa. Sementara Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD nasional masih berada di angka 36 persen.
Gerbang Cendekia Kids Center dirancang sebagai ruang tumbuh inovatif yang menggabungkan aktivitas belajar, bermain, dan pengembangan karakter anak dalam satu fasilitas terpadu.
“Peluncuran fasilitas ini dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei 2026 bertepatan dengan peringatan Hardiknas,” jelasnya.
Grit Prospera Group menjadikan Bogor sebagai kota percontohan dalam pengembangan fasilitas serupa di kota-kota sekunder lainnya di Indonesia.
Dalam rencana ekspansinya, perusahaan menargetkan pembangunan delapan fasilitas serupa di empat wilayah kota sekunder dalam satu tahun ke depan. (uma)
Editor : Eka Rahmawati