Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Selain Atasi Macet, Dishub Tata Parkir di Suryakencana Kota Bogor untuk Permudah Halte Biskita Koridor 3 dan 4

Fikri Rahmat Utama • Jumat, 17 April 2026 | 19:14 WIB
Suasana parkir kendaraan di kawasan Suryakencana, Kota Bogor. (Dzikry/Radar Bogor)
Suasana parkir kendaraan di kawasan Suryakencana, Kota Bogor. (Dzikry/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor menata ulang parkir di kawasan Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwangi, kebijakan tersebut diklaim tak hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga mendukung operasional Biskita Koridor 3 dan 4.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin, mengatakan penataan dilakukan dengan memindahkan posisi parkir kendaraan ke sisi kanan jalan. Langkah ini sekaligus mempermudah penentuan titik pemberhentian (halte) Biskita di sepanjang ruas tersebut.

“Kebijakan ini mulai diuji coba pada Selasa (21/4/2026). Ini untuk menciptakan kelancaran arus kendaraan, kenyamanan pejalan kaki, serta tertibnya ruang kota,” ujar Dody.

Baca Juga: Empat Trayek Angkot dari Kabupaten ke Kota Bogor Segera Jalani Sistem Shifting, Berikut Daftarnya

Menurut Dody  selama ini parkir di sisi kiri jalan menyulitkan bus untuk berhenti karena kerap dipenuhi kendaraan dan dengan pemindahan ke sisi kanan, lajur kiri diharapkan lebih steril dan bisa dimanfaatkan sebagai titik naik-turun penumpang.

“Dengan begitu, lajur kiri bisa digunakan untuk naik-turunnya Biskita dan angkot tanpa mengganggu arus kendaraan utama,” jelas Dody.

Dishub Kota Bogor juga berencana membangun shelter dan bus stop di sepanjang Jalan Suryakencana sebagai bagian dari persiapan operasional Koridor 3 rute Bubulak–Suryakencana–Sukasari.

Baca Juga: Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Sukaraja Bogor, Polisi Jelaskan Ciri-Cirinya

“Parkir sudah pindah ke kanan, kita akan operasionalkan koridor 3 Bubulak, Suryakencana, Sukasari. Kita juga akan bangun shelter dan bus stop,” katanya.

Selama masa uji coba, Dishub akan menempatkan petugas di lapangan guna memastikan kebijakan berjalan optimal. Namun, durasi uji coba belum ditentukan.

“Kalau uji coba lancar bisa kita lanjutkan dan permanenkan,” ucapnya.

Selain penataan di lapangan, skema operasional Biskita Koridor 3 dan 4 juga masih dimatangkan. Pemkot Bogor membuka berbagai opsi pembiayaan, mulai dari menggandeng investor hingga skema subsidi APBD.

“Bisa saja subsidi dibalik, koridor yang ramai tidak disubsidi, sementara koridor baru disubsidi dulu. Semua masih dibahas,” jelas Dody.

Sementara itu, Pemerintah Kota Bogor juga tengah mengkaji pemanfaatan bus sekolah sebagai angkutan perintis untuk Koridor 3 dan 4. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyebut langkah tersebut menjadi salah satu solusi di tengah keterbatasan anggaran.

Baca Juga: 4 Kabar Gembira untuk Penerima Bansos: PKH BPNT Tahap 2 Sudah Cair, Plus Bonus Beras dan Minyak Goreng

“Sedang kita kaji apakah pengelolaannya oleh Dishub atau Perumda Transportasi Pakuan. Ini akan jadi perintis untuk koridor 3 dan 4,” ujarnya.

Saat ini, Pemkot Bogor memiliki empat unit bus sekolah dan empat unit bus wisata yang dinilai masih laik jalan. Pemanfaatan armada tersebut diharapkan dapat meningkatkan layanan transportasi bagi masyarakat yang belum terjangkau.

“Tentu harus ada terobosan agar bus yang belum optimal bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” ucap Dedie. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #parkir #Biskita #Suryakencana