Sekretaris Damkar Kota Bogor, Theo Patricinio mengatakan insiden itu terjadi sekira pukul 11.40 WIB, penghuni rumah sedang tidak lokasi.
“Iya benar awal mulanya orang rumah memang sedang pergi, kejadian ini pertama kali dilaporkan olen penjaga rumah,” ujar Theo dalam keterangannya kepada Radar Bogor Sabtu, 18 April 2026.
Penjaga rumah melihat adanya kepulan asap dari dalam rumah, setelah ditelusuri sumber api rupanya berasal dari api rumah tersebut.
Baca Juga: Dedie Rachim Ingatkan ASN Kota Bogor Hidup Sederhana Imbas Skandal Utang Piutang di Satpol PP
“Penjaga rumah langsung menghubungi pemilik, tidak lama berselang personel kami juga langsung datang ke lokasi kejadian,” jelas Theo.
Butuh waktu 50 menit bagi personel Damkar Kota Bogor untuk mendinginkan, percikan api disebut Theo diakibatkan adanya korsleting listrik.
“Iya akibat korsleting listrik, untuk lama pemadaman 20 menit sementara pendingininan 50 menit,” beber Theo.
Baca Juga: KPM Wajib Tahu! Inilah Daftar '12 PAS' Kelompok Prioritas Bansos 2026, Cek Selengkapnya di Sini
Proses pemadaman melibatkan tujuh unit armada Damkar Kota Bogor, dibantu oleh Esir dan tim dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Bogor.
“Situasi terakhir aman terkendali, pemilik rumah mengalami kerugian yang cukup besar lebih kuramg mencapai Rp300 juta,” pungkasnya. (bay)
Editor : Eka Rahmawati