Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Guyur Kota Bogor, Sejumlah Wilayah Dilanda Banjir dan Longsor, Ini Penjelasan Kepala Stasiun Klimatologi

Fikri Rahmat Utama • Minggu, 19 April 2026 | 22:37 WIB
Aktivitas warga tetap berlangsung di tengah hujan deras yang melanda Kota Bogor sejak sore hingga malam, Minggu, 19 April 2026 (Aziz/Radar Bogor)
Aktivitas warga tetap berlangsung di tengah hujan deras yang melanda Kota Bogor sejak sore hingga malam, Minggu, 19 April 2026 (Aziz/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda wilayah Kota dan Kabupaten Bogor pada Minggu, 19 April 2026 sore, hujan turun sejak pukul 17.00 WIB hingga sekitar pukul 19.40 WIB.

Cuaca buruk diawali dengan gerimis dan awan hitam yang menyelimuti langit Bogor, intensitas hujan kemudian meningkat disertai sambaran petir di sejumlah wilayah.

Akibatnya, sejumlah ruas jalan dan permukiman warga dilaporkan tergenang, di Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, genangan air cukup tinggi hingga menyebabkan beberapa angkutan kota (angkot) dan kendaraan lainnya mogok.

Baca Juga: Rencana Tutup Perlintasan Kereta MA Salmun Kota Bogor Masih Menggantung, Pemkot Godok Pembangunan JPO

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, air menggenangi ruas jalan dan mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas warga.

Genangan muncul tak lama setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur, sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air menyebabkan air meluap ke jalan hingga permukiman.

Di wilayah Gang Haji Basir, Kelurahan Cikaret, air bahkan masuk ke dalam rumah warga, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di kawasan Tegal Manggah, Kelurahan Tegallega dan Ranggamekar RW 11, luapan air merendam lingkungan permukiman.

Baca Juga: Desa Pagelaran Ciomas Bogor Diterjang Banjir, Jembatan Penghubung dengan Desa Sukamakmur Terputus

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi memicu berbagai kejadian bencana di sejumlah titik di Kota Bogor.

“Selain banjir lintasan, kami juga mencatat adanya kejadian pohon tumbang, atap rumah ambruk hingga tanah longsor di beberapa wilayah,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Kota Bogor, kejadian pohon tumbang terjadi di RW 09 Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur dan Pancasan Baru RT 04/RW 12, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat yang masih dalam proses penanganan.

Sementara itu, atap rumah ambruk dilaporkan terjadi di Griya Katulampa, Kelurahan Katulampa dan Cibeureum Hilir, Kelurahan Mulyaharja yang telah selesai ditangani. Sedangkan di Gang Kepatihan, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah masih dalam penanganan.

Untuk kejadian banjir, tercatat terjadi di Ranggamekar RW 11, Kelurahan Ranggamekar yang sudah tertangani. Namun, banjir di Gang Haji Basir, Kelurahan Cikaret dan RT 06/RW 06 Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal masih dalam penanganan.

Selain itu, bencana tanah longsor juga terjadi di sejumlah titik, di antaranya Jalan Manggis 1, Kelurahan Baranangsiang, Curug Mekar, Kedunghalang, Cilubang, Pasirjaya, hingga Bojong Menteng di Kelurahan Pasir Mulya. Sebagian besar kejadian masih dalam tahap penanganan.

Baca Juga: KPM Bansos PKH dan BPNT Cek SIKS-NG! Tahap 2 April-Juni 2026 Mulai Diproses, Cek Saldo KKS Secara Berkala

BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Kota dan Kabupaten Bogor diperkirakan masih akan sering diguyur hujan hingga pertengahan April 2026. Meski secara umum Indonesia mulai memasuki musim kemarau, kondisi tersebut tidak sepenuhnya berlaku di wilayah Bogor.

Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Rakhmat Prasetia menjelaskan, Bogor termasuk wilayah dengan pola hujan tipe I musim yang tidak memiliki perbedaan tegas antara musim hujan dan kemarau.

“Bogor dan sekitarnya umumnya baru mulai masuk musim kemarau pada Mei hingga Juni, sehingga pada periode sekarang masih wajar jika hujan masih sering terjadi,” jelasnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #hujan #longsor #banjir